Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kabar Gembira Lur! Kasus Melandai, Pasien Covid di Isoter SKB Turun

Mardi Sampurno • Minggu, 6 Maret 2022 | 03:00 WIB
ILUSTRASI: Tenaga kesehatan  mendata pasien Covid-19 yang  menjalani perawatan di Isoter Sanggar  Kegiatan Belajar (SKB) Blimbing saat  angka kasus positif harian di Kota  Malang sedang tinggi-tingginya akhir  Februari lalu. Kini jumlah kasus menurun sehi
ILUSTRASI: Tenaga kesehatan mendata pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Isoter Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blimbing saat angka kasus positif harian di Kota Malang sedang tinggi-tingginya akhir Februari lalu. Kini jumlah kasus menurun sehi
MALANG KOTA – Kasus konfirmasi positif Covid-19 harian di Kota Malang mulai melandai. Seperti kemarin (4/3), pasien positif Covid-19 bertambah 141 orang. KOndisi ini berbeda dengan bulan lalu yang bisa mencapai 500 orang per hari.

Berkurangnya kasus harian Covid-19 itu juga berpengaruh terhadap keterisian tempat isolasi terpusat (isoter) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Isoter yang terletak di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing itu hanya merawat 11 pasien saja dari kapasitas total 50 pasien. Jumlah itu menurun cukup drastis ketimbang akhir bulan lalu yang hampir penuh.

Kala itu, keterisian tempat tidur pasien hanya menyisakan tiga bed saja. ”Benar sudah mulai melandai, tingkat keterisian bed mulai menurun seiring dengan tingkat kesembuhan pasien yang naik,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif. Husnul menambahkan, angka kesembuhan pasien Covid-19 hingga sore kemarin mencapai 206 orang.

Jumlah yang terbilang lebih banyak daripada angka penambahan pasien positif. Faktor tersebut dijelaskan Husnul karena mayoritas pasien bergejala ringan. Artinya, cukup dibawa dan dirawat di isoter bisa sembuh. Meski jumlah pasien di SKB menurun, namun pemandangan berbeda terjadi di RS Lapangan Ijen Boulevard.

Di tempat ini masih ada 255 bed yang terisi dari kapasitas total 320 bed. Jumlah itu memang sedikit turun ketimbang bulan lalu yang hampir penuh dengan 300 pasien. ”Karena rujukannya se-Malang Raya jadi ya agak penuh, tapi masih bisa terkendali,” kata Kepala RS Lapangan Ijen Boulevard dr Heri Sutanto. Meski tak sampai overload seperti pertengahan tahun 2021 lalu, Heri optimistis dengan tingkat kesembuhan yang tinggi pada pasien Covid-19 saat ini. Sebab, vaksinasi yang telah diberikan kepada masyarakat turut membantu tingkat kesembuhan pasien. (adn/nay) Editor : Mardi Sampurno
#Kasus Melandai #Pasien Covid-19 #radar malang #Isoter SKB