Berkurangnya kasus harian Covid-19 itu juga berpengaruh terhadap keterisian tempat isolasi terpusat (isoter) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Isoter yang terletak di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing itu hanya merawat 11 pasien saja dari kapasitas total 50 pasien. Jumlah itu menurun cukup drastis ketimbang akhir bulan lalu yang hampir penuh.
Kala itu, keterisian tempat tidur pasien hanya menyisakan tiga bed saja. ”Benar sudah mulai melandai, tingkat keterisian bed mulai menurun seiring dengan tingkat kesembuhan pasien yang naik,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif. Husnul menambahkan, angka kesembuhan pasien Covid-19 hingga sore kemarin mencapai 206 orang.
Jumlah yang terbilang lebih banyak daripada angka penambahan pasien positif. Faktor tersebut dijelaskan Husnul karena mayoritas pasien bergejala ringan. Artinya, cukup dibawa dan dirawat di isoter bisa sembuh. Meski jumlah pasien di SKB menurun, namun pemandangan berbeda terjadi di RS Lapangan Ijen Boulevard.
Di tempat ini masih ada 255 bed yang terisi dari kapasitas total 320 bed. Jumlah itu memang sedikit turun ketimbang bulan lalu yang hampir penuh dengan 300 pasien. ”Karena rujukannya se-Malang Raya jadi ya agak penuh, tapi masih bisa terkendali,” kata Kepala RS Lapangan Ijen Boulevard dr Heri Sutanto. Meski tak sampai overload seperti pertengahan tahun 2021 lalu, Heri optimistis dengan tingkat kesembuhan yang tinggi pada pasien Covid-19 saat ini. Sebab, vaksinasi yang telah diberikan kepada masyarakat turut membantu tingkat kesembuhan pasien. (adn/nay) Editor : Mardi Sampurno