Ketua tim pengabdian Qoryah Thayyibah UIN Malang, Siti Mahmudah menyampaikan bahwa kesehatan psikologis tidak kalah penting dengan kesehatan fisik. Karena keduanya akan mendukung seseorang untuk dapat mengeluarkan potensinya secara optimal. Optimalisasi potensi dibutuhkan oleh setiap orang dalam masa perkembangannya salah satunya adalah santri.
“Untuk mendukung santri dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya, perlu didukung dengan kesehatan psikologis. Oleh karenanya, perlu ada cara untuk mengelola setiap masalah yang muncul dalam kehidupan kita,” ungkapnya
Pelatihan ini juga mendapatkan respon positif dari pondok pesantren. Pengasuh ponpes Nurul Ulum Drs KH Agus Muazin MPdI berharap kegiatan ini akan terus berlanjut kedepannya. Mengingat kebermanfaatan dari acara pelatihan ini untuk santri di pondok pesantren.
“Sebagai pengasuh pondok kami sangat berterimakasih kepada tim dan saya berharap kegiatan akan terus berkelanjutan tidak berhenti sampai disini saja. Karena setiap manusia tidak lepas dari masalah dan dibutuhkan teknik untuk menyelesaikannya," katanya.
Peserta juga mengikuti pelatihan dengan antusias dari awal sampai akhir. Terlihat banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta.
Dari kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menemukan pemikiran baru dan sudut pandang yang berbeda dalam menyelesaikan masalahnya. Munculnya wawasan itu karena peserta tidak hanya diberikan paparan materi, namun juga praktek secara langsung. Bahkan setelah praktek, peserta juga mempresentasikan hasil temuannya.
Informasi tentang UIN Malang silakan kunjungi https://uin-malang.ac.id/ (bin) Editor : Mardi Sampurno