Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

43 Cermin Tikungan, Mayoritas di Jalur Alternatif

Mardi Sampurno • Senin, 1 Agustus 2022 | 00:15 WIB
BARU DIBANGUN: Jembatan Lowokdoro tampak mulus setelah dibangun oleh Pemkot Malang. (Darmono/Radar Malang)
BARU DIBANGUN: Jembatan Lowokdoro tampak mulus setelah dibangun oleh Pemkot Malang. (Darmono/Radar Malang)
SELAIN dinas pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman (DPUPRPKP), kepedulian terhadap jalan tikus juga ditunjukkan oleh dinas perhubungan (Dishub) Kota Malang. Hal itu terlihat dari banyaknya safety mirror atau cermin tikungan yang akan di pasang dishub.

”Tahun ini kami memasangnya (cermin tikungan) di 43 titik, mayoritas di jalan perkampungan yang juga kerap jadi alternatif,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Handi Priyanto, beberapa waktu lalu.

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu mengaku punya cara lain untuk mengatur arus lalu lintas (lalin) di jalan perkampungan. Salah satunya yakni memasang rambu lalu lintas.

”Ada beberapa rambu peringatan di jalan alternatif, seperti rambu hatihati. Tujuannya agar pengendara bisa berhati-hati,” kata pria yang juga menjabat kepala badan pendapatan daerah (Bapenda) Kota Malang itu.

Handi mengatakan, pengendara melintasi jalur alternatif karena ingin menghindari kemacetan. Karena itu, kata Handi, pihaknya memasang rambu-rambu agar tidak terjadi kemacetan di jalur alternatif. Sementara cermin tikungan dipasang untuk meminimalkan angka kecelakaan. (adn/dan)

Photo
Photo
Editor : Mardi Sampurno
#Macet #jalur alternatif #pengendara #dishub #Cermin Tikungan #Safety Mirror #Rute Cepat #jalan tikus