Pemilik kursi N1 itu juga menjelaskan pengibaran bendera merah putih bukan hanya sekadar seremoni tahunan saja. Namun itu juga menjadi wujud dari semangat nasionalisme. Pengibaran bendera itu juga memberi pesan tersendiri kepada generasi penerus agar cinta tanah air.
Sutiaji menyebut bila belasan ribu bendera tersebut dipasang langsung oleh para aparatur sipil negara (ASN). Bendera-bendera itu berasal dari sejumlah pihak. Ada yang pemberian dari sejumlah perusahaan. Ada pula yang merupakan sumbangan dari para ASN di lingkungan Pemkot Malang. ”Yang pasti ada banyak cara untuk merayakan kemerdekaan, setelah tanggal 17 (Agustus) kita jangan lupa tetap berjuang untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tutur Sutiaji.
Sementara itu, kalangan DPRD Kota Malang juga tak ketinggalan untuk menyemarakkan kemerdekaan. ”Momen kemerdekaan ini jadi evaluasi kami dan ke depan harus mengawal pembangunan untuk masyarakat,” kata Kepala DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.
Di momen kemerdekaan tahun ini, Made juga berharap ego antar perangkat daerah (PD) hingga antar ASN (aparatur sipil negara) bisa dihilangkan. Sebab, menurutnya, mempertahankan kemerdekaan yang paling sulit adalah mengurangi ego diri Bentuk Asli Gedung Dipertahankan sendiri. (adn/by) Editor : Mardi Sampurno