Sekolah yang beralamat di Jalan Danau Matana F2A No 11, Sawojajar, Kota Malang menggelar lomba selama tiga hari, 15-17 Agustus lalu. Diawali dengan lomba menghias seluruh ruang kelas, mulai PAUD, TK, hingga SD.
Lomba yang digelar Senin lalu (15/8) ini melibatkan siswa, wali murid, dan wali kelas. Pada hari kedua, lomba untuk orang tua, di antaranya menyanggul tempeh berisi bola. Lalu memasukkan benang dalam jarum sambil berjalan. Sedangkan lomba siswa antara lain memindahkan bendera, menyusun balok, balap kelereng, dan balap karung.
Puncak kegiatan diisi upacara bendera pada Rabu lalu (17/08). Acara dimulai dengan salat duha bersama, dilanjutkan upacara yang dipimpin langsung oleh perwakilan siswa kelas 1-6. Di dalamnya ada detik-detik proklamasi dinyatakan dengan menyalakan sirene selama 1 menit dalam posisi sikap sempurna.
Kepala SD Puri Asah Dasar Avesiena Lilla Yustitia Prima Duhita mengatakan, perayaan hari kemerdekaan rutin dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk memupuk nasionalisme siswa. ”Rasa nasionalisme harus dipupuk sejak dini,” ujar Lilla.
Dia berharap agar di usia Indonesia yang sudah 77 tahun ini, generasi muda terhindar dari ancaman bahaya dunia digital. Seperti dampak negatif gadget, TV, dan YouTube. ”SD Puri Asah Dasar Avesiena membekali siswa sesuai Alquran dan hadis, serta melek IT dengan kegiatan yang positif, bijaksana, dan bertanggung jawab,” katanya. (bes/dan) Editor : Mardi Sampurno