Jika saat ini hanya tersedia satu titik SPKLU, yakni di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, bakal ada satu titik lagi. Rencananya, SPKLU yang baru itu akan dibangun di mini block office II. SPKLU tersebut berfungsi untuk charger kendaraan listrik.
”Ada rencana itu (pembangunan SPKLU di mini block office). Kalau ada restu mungkin tahun ini kami seriusi,” ungkap Manajer PLN UP3 Malang Miftachul Farqi Faras, kemarin (16/9).
Pria yang sebelumnya menjabat Manajer PLN UP3 Pamekasan itu menambahkan keseriusan memasang charger kendaraan saat ini tengah dibahas bersama sejumlah stake holder. Charger yang bakal dipasang di balai kota bisa jadi sama dengan charger di Kantor PLN UP3 Malang. Yakni menggunakan tipe fast charging atau pengisian cepat.
Charger yang dimiliki PLN saat ini berdaya 80 kilowatt (kW). Lama pengisian membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Meski sudah ada pembahasan, Farqi masih ingin menjalin komunikasi lanjutan dengan pemkot terkait tempat dan hal teknis lainnya. ”Karena nanti rencana lokasinya ada di eks tempat burung, jadi menunggu relokasi dulu,” beber Farqi.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Sutiaji membuka lebar keinginan PLN membangun SPKLU di area balai kota malang. Sebab ke depan tak bisa dimungkiri bahwa kendaraan dengan emisi gas buang paling sedikit itu bakal hadir di Kota Malang. “Kami komunikasikan dulu (dengan PLN), karena tentu masalah kami ya hanya itu saja,” jelasnya. (adn/dan) Editor : Mardi Sampurno