Kepada koran ini, Fatimah mengungkapkan pemberian vaksin rabies gratis sangat bermanfaat. Terlebih lagi, kucing-kucing miliknya berinteraksi dengan lingkungan luar.
“Di luar kegiatan vaksinasi untuk World Rabies Day ini kami sudah memberikan vaksin rutin. Karena untuk menjaga kesehatan kami juga,” tutur Fatimah.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang drh Anton Pramujion mengatakan, vaksin rabies gratis diberikan kepada 150 pemilik hewan. Tujuannya untuk mengingatkan kembali para pecinta hewan agar menjaga kesehatan hewan dari penyakit rabies.
Anton juga mengungkapkan, sampai saat ini di Jawa Timur termasuk Kota Malang merupakan daerah bebas rabies. Artinya, tidak pernah ditemukan kasus rabies pada hewan di Kota Malang.
“Selain melalui kegiatan ini, masyarakat juga bisa memperoleh vaksin rabies di praktik dokter hewan mandiri. Kami melihat antusiasme masyarakat dalam memberikan vaksinasi di dokter hewan cukup tinggi. Sehingga kami berharap antibodi hewan yang sudah divaksin bisa mengatasi virus,” jelasnya.
Anton pun mengimbau agar masyarakat yang menemukan hewan dengan gejala rabies bisa segera melaporkan. Beberapa gejala tersebut di antaranya adalah gelisah, agresif, air liur berlebih, hingga menggigit apa saja yang ada di sekitarnya.
“Untuk itu, masyarakat harus rutin memberikan vaksin rabies. Yakni dalam waktu satu tahun sekali. Karena jika hewan terserang rabies yang dikhawatirkan adalah gigitannya. Gigitan itu bisa membahayakan bahkan menyebabkan kematian,” tandasnya. (mel/abm) Editor : Mardi Sampurno