Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Biro Travel Naikkan Biaya Umrah 8-15 Persen

Mardi Sampurno • Jumat, 6 Januari 2023 | 01:37 WIB
Info grafis terkait biaya ibadah umrah 2023.
Info grafis terkait biaya ibadah umrah 2023.
Prediksi Hanya Bertahan Sebulan

MALANG KOTA - Baru lima bulan lalu, sejumlah biro travel umrah menaikkan biaya ibadah umrah. Itu karena harga avtur (BBM untuk pesawat) dan hotel di Tanah Suci ikut mengalami kenaikan. Kini, awal 2023 biaya umrah harus naik lagi.

Penyebabnya masih sama, yakni harga hotel di sana mengalami kenaikan sebesar 15 persen. Alhasil kabar tersebut membuat sejumlah biro travel umrah di Kota Malang memutar otak. mau tak mau, mereka harus menaikkan biaya perjalanan umrah.

Seperti yang dilakukan biro travel umrah Dziki Tour Malang. Imbas kebijakan itu, mereka menaikkan biaya sebesar 8 persen. ”Sebelumnya biaya umrah di kami Rp 28-37 juta, tapi kami naikkan sekitar Rp 1-3 juta tergantung paketnya,” kata Owner Dziki Tour Malang Dicky Asmoro Oetomo saat dikonfirmasi kemarin (4/1).

Dicky memprediksi kenaikan tersebut kemungkinan hanya sampai Februari mendatang. Itu karena pada saat ini di Arab Saudi ramai umat Islam dari penjuru negara yang melakukan umrah. Denfan begitu, kapasitas jamaah di sana yang kembali normal setelah pandemi Covid-19 juga jadi atensi.

Untuk harga tertinggi, dia menambahkan paket berwisata ke Thaif atau kota yang sejuk di Makkah. Serta hotel yang dipilih harus berbintang lima. Sehingga, menurutnya, kenaikan harga tersebut tidak menjadi masalah. Karena berbanding dengan fasilitas yang diberikan.

”Semua kembali ke jamaah, kami hanya ingin menawarkan layanan yang terbaik,” ucap Dicky.

Di lain tempat, Manager Sjava Tour and Travel Rizki Dwi Putra tidak mempermasalahkan kenaikan biaya umrah. Pihaknya dapat memberikan pemahaman serta saran kepada calon jamaah yang hendak melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Kualitas pelayanan yang diberikan juga tetap dijaga.

”Kalau di kami, ada paket 11 hari seharga Rp 35 juta all in. Jamaah tidak perlu mengurus dokumen seperti paspor sendiri. Tim kami akan ngatur,” ungkapnya.

Antar-jemput di depan rumah juga dilakukan ketika pemberangkatan dan pulang. Dengan pelayanan yang diberikan sejak empat tahun yang lalu. Jamaah selalu memaklumi jika ada kenaikan harga.Terkait biaya, Rizki menyampaikan jika ada kenaikan 10-15 persen. ”Dari paket 11 hari, tahun lalu memerlukan biaya Rp 27,5 juta. Sekarang minimal Rp 31,5 juta. Pemberangkatan sudah tanpa transit, jadi langsung dari Surabaya ke Jeddah,” imbuhnya.

Menanggapi kenaikan biaya umrah, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang Mukhlis mengungkapkan kenaikan biaya memang sudah wajar. Apalagi mendekati Ramadan yang jatuh pada Maret mendatang. ”Untuk kenaikan biaya umrah, kami mengikuti kebijakan biro travel. Karena mereka lebih memahami,” ujarnya.

Sejauh ini, belum ada informasi resmi terkait kenaikan harga akomodasi yang diberikan kepada pihaknya. ”Kalau biaya haji, kami belum bisa memberikan taksiran. Karena menunggu Keppres (Keputusan Presiden),” ujarnya. Kenaikan akomodasi mulai pesawat hingga hotel biasanya akan diprediksi pemerintah terlebih dahulu. (kr4/adn) Editor : Mardi Sampurno
#biaya umrah naik #Biro haji umroh #Umrah 2023 #Ibadah Haji Umrah #Kota Malang