Ke dua loper tersebut diminta berbelanja aneka kebutuhan rumah tangga. Untuk kebutuhan sayuran, mereka bisa belanja stok hingga dua hari ke depan, yakni sayuran, daging, serta lauk pauk. Selain itu, mereka berdua juga berkesempatan belanja Sembako untuk stok hingga satu bulan ke depan. Antara lain beras, minyak, gula, detergen, dan sebagainya. Total belanja mereka senilai Rp 500 ribu. Bukan hanya bisa bebas belanja, para loper itu juga diberi uang saku sebesar Rp 500 ribu guna mencukupi kebutuhan sehari hari dan bisa menyisihkan untuk tabungan ketika membutuhkan.
”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur Yatim Mandiri Cabang Malang. Kami sangat bahagia dan terharu atas adanya program ini karena ini baru pertama kali dilaksanakan,” kata Siti Sulastri kepada Radar Malang yang juga ikut menemaninya belanja. Mereka sangat bahagia bisa belanja di pasar aneka barang kebutuhan sebanyak itu. Rencananya uang saku yang diberikan, bakal dibelikan emas untuk tabungan masa tuanya.
Terpisah, Kepala Yatim Mandiri Cabang Malang Eko Budi Setyoadi menambahkan bahwa program peduli lansia belanja ini menjadi perdana. “Karena sebelumnya kami fokus untuk para lansia yang sedang sakit dan hidup sebatang kara,” kata Eko. Yatim Mandiri Cabang Malang juga telah bersinegi dengan instansi lain guna bisa membantu dan menyebarkan manfaat lebih ke masyarakat dengan program-program Yatim Mandiri. Dan ke depan harapannya semoga semua program Yatim Mandiri Cabang Malang, bisa menginspirasi para lansia yang lain untuk bisa tetap bertahan menjalani hidup dan menyakinkan bahwa mereka tidak hidup sendiri tapi ada pihak-pihak yang peduli seperti Yatim Mandiri. (bes/mas)
Pewarta: Bachtiar Eko Editor : Mardi Sampurno