”Misalnya, setiap Imlek saya selalu mencari baju untuk digunakan. Tujuannya menghormati masyarakat yang merayakan,” kata dia. Di lapak sederhana itu, kebanyakan baju yang dijual berukuran kecil untuk anak-anak. Namun, ada juga sebagian untuk orang dewasa. Selain itu, terdapat pernak-pernik lainnya seperti lampion, barongsai, dan angpao. Erni Sugiarti, penjual pernak-pernik itu sudah 12 tahun berjualan di sana.
”Saya sudah lama berjualan pernak-pernik Imlek. Selain di sini, pernah juga di kawasan Gadang,” ujar perempuan berusia 40 tahun tersebut. Peminatnya pun cukup banyak. Bahkan, terkadang stoknya sampai habis. Untuk baju cheongsam misalnya, dia membanderol dengan harga Rp 65 ribu-Rp 115 ribu untuk anak-anak. Sementara baju de wasa antara Rp 115 ribu-Rp 165 ribu.
Di luar perayaan Imlek, Erni menyatakan masih tetap banyak yang mencari. Untuk persediaan dia mengambil barang-barang dari Jakarta langsung. Baik pakaian anak-anak maupun dewasa. (mel/adn) Editor : Mardi Sampurno