Kemarin (27/1), lima armada Perpustakaan Keliling beroperasi dari pukul 08.30 hingga 13.00. Mobilmobil tersebut berkeliling ke tempattempat yang sudah ditentukan. ”Satu mobil biasanya berada di Alun-Alun Merdeka, satunya lagi di Taman Singha Merjosari, dan tiga mobil lainnya ke sekolah sesuai jadwal,” ujar Kepala Dispussipda Kota Malang Yayuk Hermiati, kemarin.
Dia menambahkan, untuk tahun ini tidak ada penambahan mobil. Sebab, terdapat sopir Aparat Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas. “Tahun ini lebih difokuskan untuk penambahan koleksi buku digital,” imbuhnya. Koleksi buku digital (e-book) yang hingga akhir 2022 lalu sebanyak 4.663 judul dengan 6.967 eksemplar. Tahun ini akan ditambah 840 buku. Sehingga total buku digital mencapai 7.807 eksemplar.
Selain buku untuk umum, dia mengatakan, buku anak-anak menjadi primadona. Sebab, target pembaca untuk Perpustakaan Keliling mayoritas anak-anak hingga jenjang SD. Pengunjung juga didominasi ibu-ibu beserta anak-anak. Dewi, salah seorang pengunjung Alun-Alun Kota Malang itu mengungkapkan, pihaknya sudah dua kali memanfaatkan Perpustakaan Keliling.
Dia memang membiasakan putrinya untuk membaca. “Dengan adanya Perpustakaan Keliling, saya bisa mengajak anak refreshing sambil membaca buku. Kebetulan, anak saya juga suka buku dongeng,” kata Dewi. (yun/dan) Editor : Mardi Sampurno