Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bangku di Jalan Ijen Malang Jadi Tempat Mesum, Ini Solusi Dari Dewan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 3 Februari 2023 | 18:30 WIB
SOLUSI : Warga duduk-duduk di bangku pedestrian Jalan Besar Ijen. (Suharto/Radarmalang)
SOLUSI : Warga duduk-duduk di bangku pedestrian Jalan Besar Ijen. (Suharto/Radarmalang)
 

MALANG KOTA – Maraknya tindak asusila di bangku taman Jalan Ijen Kota Malang kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kota Malang mendesak pemerintah agar menangani persoalan tersebut.

Namun dewan melarang pemerintah membongkar bangku tersebut. Legislator menekan pada pola penanggulangan.

Hal itu disampaikan dewan saat hearing bersama dua perangkat daerah (PD) di Pemkot Malang. Yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satpol PP Kota Malang kemarin, 2 Februari 2023.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Rahman Nurmala mengungkapkan, ada tiga kunci untuk menangkal remaja bermesraan di bangku taman tersebut.

”Pertama, intensitas patroli harus lebih ditingkatkan. Kami memang mengetahui Satpol PP sering melakukan patroli, tapi masih kurang," ujar Nurmala kepada Jawa Pos Radar Malang.

Langkah kedua, lanjut politikus Partai Golkar (PG) itu, penerangan harus dimaksimalkan lagi.
Baca juga : DLH Tambah Daya Lampu demi Cegah Mesum.

Dia menilai penerangan di Jalan Ijen kurang, sehingga bangku di sisi kanan-kiri jalan menjadi ajang kemesraan alias bangku mesra.

"Seharusnya, yang ditempatkan di situ lampu PJU (Penerangan Jalan Umum), bukan lampu taman," tuturnya.

"Coba bandingkan dengan Kajoetangan, meski bentuk kursinya sama, tidak ada tindakan asusila di tempat itu. Karena ramai dan terang," tambahnya.

Ketiga, dewan juga meminta ada penambahan CCTV di kawasan tersebut. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Menurut Nurmala, dengan hanya satu CCTV yang terpasang, tidak akan membuat pelaku tindak asusila di ruang publik tersebut takut.

”Selain itu, perlu ada edukasi. Juga perlu imbauan kepada muda-mudi yang nongkrong di sana,” katanya.

”Kami minta sosialisasi lebih ditingkatkan bahwa kursi-kursi itu dimanfaatkan bukan untuk melakukan hal tidak senonoh," tambah Nurmala.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono mengatakan, pihaknya berjanji akan meningkatkan intensitas patroli di sepanjang Jalan Ijen dan sekitarnya.
Baca Juga : Satpol PP Tangkap 234 Pasangan Cabul.

Jika sebelumnya hanya enam kali pemantauan dalam sehari, maka akan ditingkatkan lagi jumlah pantauannya, khususnya di waktu-waktu tertentu.

Heru menerangkan, Taman Ijen menjadi salah satu titik prioritas pemantauan. Di kawasan itu, lanjutnya, akan disiagakan satu regu yang berisi delapan personel.

"Sebelumnya patroli dilakukan sehari enam kali. Kami akan tingkatkan apalagi kalau ramai malam minggu dan sebagainya,” tegas Heru.

Mantan Camat Klojen itu mengakui, pihaknya kerap menemukan muda-mudi yang kedapatan mesum di kursi-kursi Jalan Ijen maupun Jalan Veteran.

Jika ditemukan tindakan itu, Satpol PP langsung memboyong pasangan muda-mudi tersebut. Lalu mereka diperiksa dan masuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Tapi mereka tidak bisa kami tindak pidana ringan karena susah membuktikan tindakan asusila yang dilakukan. Jadi, sebatas orang tua masing-masing kami hubungi, sanksinya itu,” tuturnya. (adk/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##bangkumesum ##mesumditaman #pedestrian #radarmalang ##satpolpp ##jawaposradarmalang ##malangkota #kotamalang