Tak hanya sekadar melihat, namun juga menantang para pelukis. Tantangan yang diberikan juga susah-susah gampang. Pria berkacamata itu hanya menggoreskan cat lukis secara abstrak yang kemudian dilanjutkan para pelukis. Menurutnya, dia cukup tertarik dan senang melihat sejumlah karya yang dipamerkan itu.
”Saya betah di Malang dan harus sering- sering ke sini," ucapnya di tengah perbincangan dengan para pelukis.
Pria kelahiran Pacitan itu juga menceritakan mengenai perjalanannya sebagai pelukis. Dia menyadari bahwa melukis adalah dunia sendiri. Bahkan suami dari almarhumah Ani Yudhoyono itu berkelakar bahwa dirinya merupakan pelukis pemula yang masih harus belajar dengan pelukis-pelukis senior.
Baca Juga : UM Apresiasi Pelukis Legendaris
”Bagus kalau komunikasi di antara pelukis kita bangun dengan baik. Harusnya pejabat dan pemerintah memberikan atensi kepada komunitas pelukis, sebelum masyarakat kita secara sadar memberikan apresiasi dan atensi sendiri," tutupnya.
Sementara itu, salah satu pelukis Bambang Randika Santoso yang ditantang SBY cukup senang. Apalagi goresan yang dibuat memiliki nilai karya seni lebih.
”Goresan cat tersebut nantinya akan diteruskan menjadi karya yang bagus," ucapnya.
Baca Juga : Kisah Mendalam dari Pelukis Abstrak Pengidap Memori Pendek
Bambang mengungkapkan tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk menunjukkan kepada SBY dan masyarakat luas bahwa Kota Malang memiliki banyak seniman dengan karya lukisan yang tidak kalah dengan seniman di kota lain.
”Kebetulan pak SBY yang juga merupakan pelukis sedang menginap di hotel ini, dan mengapresiasi lukisan lukisan kami," ucap Bambang yang juga merupakan ketua ACPM Art. (dur/adn) Editor : Aditya Novrian