Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ruas Satu Arah Kajoetangan Mulai Dipasangi Rambu Permanen

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 31 Maret 2023 | 19:00 WIB
BERTAHAP: Rambu-rambu baru telah terpasang di Jalan Semeru, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen. Total ada tiga titik yang telah dipasangi rambu permanen.(Darmono/Radar Malang)
BERTAHAP: Rambu-rambu baru telah terpasang di Jalan Semeru, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen. Total ada tiga titik yang telah dipasangi rambu permanen.(Darmono/Radar Malang)
 

MALANG KOTA – Penerapan satu arah di Kajoetangan Heritage sudah berlangsung selama tiga pekan. Meski begitu, sejumlah penyesuaian masih terus dilakukan Pemkot Malang.

Salah satunya yakni penambahan rambu-rambu lalu lintas. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, sejak Rabu lalu (29/3) ada tiga ruas yang sudah mendapat rambu-rambu baru secara permanen.

Pertama, di depan Graha Tumapel di Jalan Tumapel momor 1, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen. Di sana terdapat dua rambu. Yakni rambu dilarang masuk dan larangan berbelok ke kiri.

Lokasi kedua berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kelurahan Kiduldalem. Tepatnya di depan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Kajoetangan. Ada rambu larangan masuk yang dipasang di sana.

Yang terakhir, ada dua rambu yang ditempatkan di Jalan Semeru, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen. Di sana ada rambu yang memperbolehkan pengendara berbelok ke kiri. Serta rambu boleh belok ke kanan di depan Bank Permata.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra membenarkan. Sebelumnya fungsi rambu-rambu digantikan dengan baliho.
Baca Juga : Kajoetangan Area Terlarang untuk Pasar Takjil.

Meski demikian, sampai sekarang pihaknya juga masih menggunakan baliho untuk lokasi-lokasi yang belum dipasangi rambu permanen.

”Pemasangan ini sudah kami lakukan sejak semalam dan pagi hari kemarin (30/3),” kata Widjaja, kemarin (30/3).

Selain penambahan rambu-rambu, pekan depan dia menarget penggeseran dua zebra cross. Penyeberangan yang awalnya berada di depan Kafe Lafayette dan BCA bakal digeser.

Alasannya karena terlalu dekat dengan tikungan. Sehingga membahayakan pejalan kaki. Selanjutnya ada rencana pemasangan pita kejut.

”Beberapa penambahan fasilitas itu dilakukan dengan menyesuaikan kondisi pasca satu arah. Target kami semuanya bisa rampung sebelum Lebaran,” terang pria yang akrab disapa Jaya tersebut.

Di samping itu, dia menyebut bakal ada perubahan markah di Jalan Basuki Rahmat. Dari yang sebelumnya berupa garis putih lurus, akan diubah menjadi putus-putus. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Tujuannya agar pengendara mudah untuk berpindah jalur. Pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut menambahkan, tak hanya penyesuaian di ruas-ruas jalan yang terdampak satu arah.

Pihaknya juga memiliki pekerjaan rumah lain. Yakni pendataan untuk menyalurkan subsidi BBM kepada sopir angkutan kota (angkot) yang terdampak satu arah.

”Semula yang terdata di kami adalah 574 sopir, tapi bertambah menjadi 1.073 sopir. Nah, sebelum disalurkan, kami harus melakukan verifikasi terlebih dahulu,” tandas Jaya. (mel/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##malangkipa ##beritamalang #radarmalang ##wisatamalang ##kulinermalang ##jawaposradarmalang #malang ##mediaonlinemalang #kotamalang ##beritamalanghariini ##mahasiswamalang