Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Plaza Bantu Branding dan Pengadaan Etalase Pedagang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 1 Juni 2023 | 02:00 WIB
MASIH KOSONG: Lantai dua Mal Sarinah akan menjadi tempat baru bagi sekitar 100 pedagang terdampak kebakaran Malang Plaza. Hingga kemarin masih dilakukan persiapan, seperti pengadaan etalase dan pemasangan instalasi listrik.(SUHARTO/RADAR MALANG)
MASIH KOSONG: Lantai dua Mal Sarinah akan menjadi tempat baru bagi sekitar 100 pedagang terdampak kebakaran Malang Plaza. Hingga kemarin masih dilakukan persiapan, seperti pengadaan etalase dan pemasangan instalasi listrik.(SUHARTO/RADAR MALANG)
MALANG KOTA - Pedagang terdampak kebakaran Malang Plaza kemungkinan besar belum bisa menempati Mal Sarinah awal Juni mendatang. Sempat muncul rencana untuk mulai berdagang di tempat relokasi itu mulai 1 Juni besok. Namun, hingga kemarin (30/5) belum ada tanda-tanda para pedagang boyongan ke mal tertua di Kota Malang itu.

Pantauan wartawan koran ini kemarin, lantai dua Sarinah masih tampak lengang. Hanya ada tiga etalase di lokasi itu.  Tidak ada satu pun pedagang di lantai itu, meski sudah tampak garis-garis pembatas atau kavling untuk para pedagang. Yang ada hanya lalu-lalang pengunjung yang akan menonton bioskop di lantai 3.

Direktur Malang Plaza Ike Laurencia Ike Anggraini menjelaskan, hingga kemarin pihaknya memang masih melakukan persiapan. Salah satunya pengadaan etalase  untuk para pedagang. Diperkirakan ada sekitar 100 pedagang yang akan menempati lantai dua Mal Sarinah. ”Dari vendor kemungkinan akhir bulan ini etalase sudah selesai,” ujar Ike, kemarin.

Ike juga mengaku belum bisa memastikan apakah para pedagang bisa menempati Mal Sarinah per 1 Juni besok. Sebab di lantai tersebut masih dilakukan beberapa pembenahan. Seperti penyekatan ruangan dan pemasangan instalasi listrik.

Namun dia memastikan bahwa Manajemen Malang Plaza akan menyiapkan segala keperluan stan untuk para pedagang yang menempati Sarinah. Nantinya, pedagang hanya perlu membawa barang dagangan mereka saja ketika boyongan ke mal tersebut. ”Juga masih banyak proses lainnya. Tapi kami tetap berharap persiapan bisa selesai awal Juni,” tutur Ike.

Sementara itu, Kuasa Hukum Manajemen Malang Plaza Dr Solehoddin SH MH memastikan bahwa pihaknya siap memberikan subsidi biaya sewa selama empat bulan. Terhitung mulai 1 Juni 2023. Itu artinya, setelah Oktober, para pedagang harus membayar sewa secara mandiri.

Menurut advokat yang juga bekerja sebagai dosen itu, pihak Malang Plaza tak hanya mempersiapkan stan. Mereka juga akan melakukan branding di tempat baru. ”Branding dan sebagainya merupakan tanggung jawab pihak manajemen Malang Plaza. Itu iktikad baik manajemen,” terangnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Pedagang Malang Plaza Fathul Aziz mengatakan, pedagang tidak mempermasalahkan keterlambatan jadwal menempati Sarinah. Mereka tahu dan bisa memahami bahwa ada beberapa proses yang harus dilalui. Terutama dalam pengadaan etalase.

”Kemarin itu manajemen Sarinah ternyata punya standar sendiri untuk etalase. Alhamdulillah sudah ada titik temu dengan mereka, kini tinggal penyelesaian etalase. Karena jumlahnya hampir 100, memang butuh waktu agak lama,” jelas Azis.

Azis menuturkan, sejak awal  pedagang tidak mematok harus tanggal 1 Juni pindah ke Mal Sarinah. Namun pihaknya tetap berharap persiapan bisa segera selesai. ”Dari teman-teman sudah siap pindah kapan saja. Beberapa mereka juga sudah berjualan secara online. Kalau modalnya banyak bahkan buka cabang di tempat lain,” pungkas Azis. (adk/fat) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #berita malang #radar malang hari ini #kebakaran malang plaza #berita malang hari ini #malang kota #malang plaza kebakaran #radar malang