Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Peduli RTLH, 185 Warga Terima Bantuan Bedah Rumah

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 12 September 2023 | 17:00 WIB
Pemkot Malang menyerahkan simbolis bantuan bedah rumah untuk warga berpenghasilan rendah di Balai Kota, Senin (11/9)
Pemkot Malang menyerahkan simbolis bantuan bedah rumah untuk warga berpenghasilan rendah di Balai Kota, Senin (11/9)

MALANG – Sebanyak 185 warga berpenghasilan rendah menerima Bantuan Sosial untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) alias bedah rumah dari Pemkot Malang.

Bantuan sosial berupa bedah rumah ini bertujuan menyediakan dan memberikan kemudahan mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Kota Malang.

"Sudah menjadi komitmen kami sebagai Pemerintah Daerah menjalankan amanat dari Pemerintah Pusat. Salah satu di antaranya adalah ketersediaan rumah layak huni dari Pemkot Malang,” ucap Walikota Sutiaji, di Halaman Balaikota, usai memberikan bantuan bedah rumah, Senin (11/9).

Bantuan sosial bedah rumah dari Pemkot Malang ini tersebar di 26 kelurahan di lima kecamatan.

Rinciannya, 40 penerima berada di Kecamatan Klojen.

Kemudian, 30 penerima di Kecamatan Blimbing, 80 penerima di Kecamatan Sukun, 12 penerima di Kecamatan Kedungkandang, serta 23 penerima di Kecamatan Lowokwaru.

"Ini tadi ada yang sudah banyak dibangun di Kecamatan Sukun. Karena di sana banyak yang membutuhkan. Kedua, kesiapan administrasinya. Ketiga, itu di Sukun menjadi prioritas APBD kita," tandas Sutiaji.

"Sedangkan masih ada juga bantuan lain seperti dari Kementerian PUPR maupun BSPS, ini ke depan kita geser di wilayah lain," tambahnya.

Kepala DPUPRPKP Dr Dandung Djulharjanto mengamini.

Bantuan Sosial bedah rumah ini berasal dari APBD Kota Malang tahun 2023.

Setiap penerima manfaat akan mendapat nilai bantuan sebesar 20 juta rupiah.

"Rinciannya 17,5 juta untuk material 2,5 juta untuk tukang. Untuk penerima manfaat sudah kita buatkan rekening bank, untuk pencairannya langsung kita transfer. Jadi tidak ada transaksi tunai sama sekali, untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan dana," urai Dandung.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan bedah rumah ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.

Pelaksanaan pembangunan berlangsung 1 September 2023 lalu.

"Target pekerjaannya, satu rumah akan dikerjakan sekitar 2-3 minggu. Untuk keseluruhan rumah total 185 ini targetnya tanggal 30 November sudah selesai semua," pungkas Dandung. (*/fin)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bedah rumah #Pemkot Malang