Dari pantauan koran ini kemarin (11/9), beberapa pekerja masih melakukan pengerjaan seperti mengecat besi di GOR Ken Arok Kota Malang.
Tampak bagian luar GOR Ken Arok Kota Malang sudah dicat dengan warna biru tua dan biru muda.
Kini terdapat tulisan ”Gedung Olahraga Ken Arok” di bagian samping.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, pengerjaan gedung itu sudah berjalan 90 persen.
”Sekarang sedang proses finishing,” kata dia.
Menurut dia, pengerjaan GOR Ken Arok bakal dirampungkan secepat mungkin.
Sebab, sudah ada beberapa kegiatan yang inden untuk dilaksanakan di sana.
Misalnya saja Kejurprov Wushu Jawa Timur, Liga Futsal Nasional, dan Kejurprov Forki.
”Kalau sekarang di dalam belum bisa digelar kegiatan, tapi di depan sudah boleh menyesuaikan,” imbuhnya.
Dia memastikan bila renovasi tidak akan berhenti tahun ini.
Pada APBD 2024, sudah diplot anggaran untuk renovasi lanjutan.
Nilainya Rp 4 miliar.
Plotting dana itu untuk pemagaran, pemasangan e-parking, dan pos jaga.
Selanjutnya, ada penambahan fasilitas lain seperti arena panjat tebing dan voli pantai.
Sebelumnya, GOR Ken Arok juga pernah menjalani pemeliharaan.
Tepatnya pada tahun 2017 dengan pagu anggaran Rp 600 juta.
Di tempat lain, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi meminta agar pengerjaan GOR Ken Arok bisa rampung dengan tepat.
Sebab fasilitas itu akan digunakan untuk Porprov Jatim 2025 mendatang.
”Laporan ke kami katanya tinggal finishing,” terang dia.
Sebenarnya, lanjut Suryadi, kalkulasi ideal rehabilitasi gedung itu senilai adalah Rp 3 sampai Rp 3,5 miliar.
Sebab, rehabilitasi di sana termasuk dalam kategori pemeliharaan berat.
Dia berharap ke depan rehabilitasi itu turut membangkitkan pelaku UMKM.
”Selain itu, semoga ke depan PKL maupun UMKM di sekitar GOR yang masih ilegal bisa segera diinventarisir. Dengan demikian bisa menyumbang ke kas daerah juga,” pungkas dia. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana