MALANG KOTA – Pemkot Malang menjadwalkan uji coba air siap minum dari water treatment plant (WTP) atau instalasi pengolahan air (IPA) Sungai Bango, hari ini (20/9).
Pada tahap pertama, volume aliran WTP mencapai 200 LPS (liter per second).
Kapasitas tersebut mampu menjangkau 16.000 sampai 20.000 sambungan rumah.
Pantauan koran ini kemarin (19/9), pihak pelaksana yang tergabung dalam KSO (Kerja Sama Operasional) terus melakukan penyempurnaan.
Utamanya agar hasil uji coba air yang dihasilkan dari WTP nanti benar-benar bisa dikonsumsi masyarakat.
Salah satu anggota KSO Bambang Sukardono mengatakan, saat ini baru ada lima filter yang berfungsi sebagai tabung penyaringan air.
Setiap filter memiliki ukuran 2,5 meter x 5,8 meter.
”Dalam pengolahan air, kami menggunakan teknologi filter pasir kontinu (FPK) otomatis. Dengan demikian, air bersih yang diproduksi memiliki kuantitas dan kualitas yang stabil,” ujarnya.
Bambang juga memastikan bahwa teknologi yang digunakan untuk mengoperasikan WTP tidak ribet.
Mudah digunakan, otomatis, dan biaya perawatannya rendah.
Terkait dengan kualitas air yang akan diuji, Bambang menyebut sudah melakukan uji laboratorium.
Uji tersebut dilakukan awal September lalu.
”Hasilnya, cukup bagus untuk air minum. Beberapa indikatornya antara lain pH-nya normal, yakni 7,5 dan kekeruhan 0,” imbuhnya.
Agar aliran air yang tersalur ke warga tetap memiliki kualitas bagus, lanjut Bambang, biasanya perlu pipa berjenis high density polyethylene (HDPE).
Pipa tersebut ditempatkan di jalan-jalan atau pipa distribusi utama.
Namun, pemilihan pipa menunggu Perum Jasa Tirta (PJT) I.
Sementara itu, Manajer Proyek WTP Farid Ardian Nugroho mengatakan, secara keseluruhan pengerjaan WTP masih sesuai jadwal.
Sampai saat ini sudah ada beberapa bagian yang selesai dibangun.
Di antaranya adalah reservoir (saluran keluar), fondasi rumah pompa, hingga fondasi rumah pembangkit.
”Ke depan, kami akan membangun saluran intake di bagian bawah dekat Sungai Bango. Namun masih menunggu pipanya yang didatangkan dari China,” jelas dia.
Direktur Teknik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang Ari Mukti juga memastikan bahwa pihaknya siap melaksanakan uji coba.
Tower dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang merupakan tanggung jawab Tugu Tirta sudah siap semua.
Demikian pula dengan pihak PJT I.
Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik Yulia Puspitaningroem menyatakan bahwa mereka sudah melakukan uji coba.
”Uji coba dilakukan untuk pompa air dari Sungai WTP. Hasilnya tidak ada masalah,” sebut dia. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana