MALANG KOTA – Proyek pembangunan jembatan Brawijaya tuntas, sementara jembatan Majapahit tinggal plengsengan. Rencananya, plensengan baru itu berdimensi 150 meter.
Pelaksana proyek Jembatan Majapahit Sunardi mengatakan, pengerjaan sudah selesai sejak 12 Desember lalu. Namun masih perlu ditambahkan plengsengan dengan dimensi 150 meter. ”Setelah selesai dikerjakan, saya melihat aliran air tidak deras. Jadi tidak ada pengikisan di fondasi jembatan,” kata dia kemarin (25/12). Kekuatan fondasi juga sudah dihitung oleh perencana gambar.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Kristiyan Bagus Muryanto mengatakan, kontraktor sudah merampungkan pengerjaan jembatan Brawijaya. ”Sudah selesai sekitar tanggal 10 Desember lalu,” terang dia.
Ke depan dengan adanya penguatan fondasi tersebut, dia berharap dua jembatan tersebut makin kokoh. Paling tidak hingga 10 tahun ke depan. ”Harapan kami bisa kokoh dalam waktu yang lama, tapi tentu harus melihat kondisi air,” imbuh pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Untuk diketahui, perbaikan dua jembatan tersebut berlangsung sejak Oktober lalu. Tujuannya untuk memperkuat dua jembatan, karena sudah berusia puluhan tahun. Kemudian ada beberapa bagian yang mengalami pengeroposan. Semula, pagu anggaran yang ditetapkan mencapai Rp 52 miliar, tapi menyusut menjadi Rp 10 miliar.(mel/dan)
Editor : Mahmudan