MALANG KOTA – Pemungutan suara baru berlangsung hari ini (14/2), namun warga Indonesia yang tinggal di Filipina dan Thailand sudah menggelar coblosan sejak Minggu lalu (11/2). Pemilu di dua negara tersebut memang digelar lebih awal, tepatnya tiga hari lalu.
Salah seorang WNI asal Kota Malang, Gabriel menceritakan pengalaman pertamanya ikut nyoblos di negeri tetangga. Gabriel saat ini tinggal di Filipina sejak lima tahun lalu. “Tahun-tahun sebelumnya saya golput. Tidak menggunakan hak suara,” ucapnya.
Pria asal Kedungkandang itu mengaku proses pemilu di Filipina berjalan lancar. Pemilu tersebut digelar di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Filipina.
Untuk bisa menggunakan hak suaranya, dia hanya menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor. Ada dua jenis pemilih di Filipina. Yakni pemilih yang sudah terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Filipina dan pemilih yang belum terdaftar. Gabriel termasuk pemilih yang sudah terdaftar, sehingga bisa langsung antre ke bilik suara.
Namun bagi pemilih yang belum terdaftar, dia mengatakan, harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. “Harus mengurus pendaftaran sebagai pemilih di TPS Filipina,” ungkapnya.
Kendati begitu, dia mengatakan, persyaratannya tak berbeda dengan pemilih yang sudah terdaftar. “Untuk mendaftar agar menjadi pemilih di TPS Filipina juga cukup membawa KTP dan paspor saja,” ungkapnya.
Gabriel mengatakan, untuk waktu pemilih dibagi tiga kloter. Yakni kloter pagi, siang, dan sore. “Saya kebetulan dapat kloter yang sore. Saat itu juga masih banyak sekali yang mencoblos,” ungkapnya.
Dia mengaku telah mengurus surat pindah pilih dari TPS di Indonesia ke TPS Filipina. Sehingga, saat datang ke KBRI Filipina, Gabriel bisa langsung antre TPS.
Sebelum masuk ke TPS, dia mengatakan, petugas membagikan surat suara. Di depan bilik suara disediakan kursi yang dibalut kain merah. Kursi tersebut digunakan untuk meletakkan barang bawaan. Sebab, pemilih dilarang membawa apa pun saat masuk ke bilik suara. “Tas dan smartphone yang dibawa wajib diletakkan di kursi itu,” tandasnya. (dre/dan)
Editor : Mahmudan