MALANG KOTA - Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kota Malang kemarin sore (21/2).
Tercatat enam pohon rusak (tumbang dan patah dahan) serta dua tiang listrik roboh.
Menutup jalan dan menimpa warung milik warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adhi Nugraha mengatakan, enam pohon yang terimbas hujan dan angin kencang kemarin menyebar di beberapa lokasi.
Antara lain di Puncak Buring Indah, kemudian di Jalan Kolonel Sugiono depan Gadang Gang 6, dan di Jalan S. Supriadi.
”Ada juga pohon tumbang di depan Alfamart Mulyorejo, kemudian di Jalan Bandulan Gang I, serta di Jalan Klayatan Gang 3 C,” sebut dia.
Pantauan di Jalan Gadang Gang 6 kemarin, tampak pohon spathodea atau kecrutan jowo tumbang menutup jalan sekitar pukul 15.00.
Lalu lintas pun langsung macet dua arah.
Baik dari arah Kebonsari maupun Jalan Laksamana Martadinata.
Pohon itu juga menimpa halte dan mengenai kabel listrik.
MENUTUP JALAN: Warga dan petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang memotong batang serta dahan pohon spathodea atau kecrutan jowo yang roboh di Gadang gang 6 kemarin sore (21/2). Lalu lintas dari dua arah sempat terhenti total.
Bahkan ada satu pengendara motor Honda Beat yang terluka akibat kejatuhan dahan pohon.
”Ukuran pohon yang tumbang itu cukup besar. Dia meternya 50 sentimeter, tingginya sekitar 25 meter,” terang Staf Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Rudi Sulistiyo.
Kondisi serupa terjadi di Jalan Raya Mulyorejo.
Sebuah pohon tumbang dan menutup seluruh badan jalan.
Pohon itu juga menimpa kabel listrik dan merobohkan dua tiang listrik yang berjarak sekitar 100 meter.
Salah satu tiang listrik yang roboh itu menimpa warung milik warga.
Sementara itu, pohon yang rusak di Jalan Klayatan hanya berupa dahan yang patah dan jatuh ke jalan.
Penyebabnya juga hujan deras disertai angin kencang.
”Warga langsung menyingkirkan dahan-dahan itu ke lahan kosong,” ucap Achmad Gozali, warga setempat. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana