Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Diterpa Angin Kencang Diprediksi hingga Pekan Depan

Mahmudan • Kamis, 14 Maret 2024 | 18:35 WIB

 

PENGENDARA HARUS WASPADA: Pohon palem di sepanjang Jalan Ijen, Klojen tersapu angin kencang kemarin (13/3).
PENGENDARA HARUS WASPADA: Pohon palem di sepanjang Jalan Ijen, Klojen tersapu angin kencang kemarin (13/3).

 

MALANG KOTA – Angin kencang yang melanda Kota Malang dua hari belakangan diperkirakan akan terus berlanjut hingga sepekan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malang memperkirakan, angin kencang bakal menyapu hingga 18 Maret depan.

Karena itu, warga Bumi Arema diimbau untuk waspada. Bagi yang berkendara, diimbau hati-hati, khususnya saat melintasi pepohonan maupun baliho. Sebab, fenomena angin kencang mengakibatkan 11 pohon tumbang, Selasa lalu (12/3).

Prakirawan BMKG Malang Maksum Purwanto mengatakan, angin kencang melanda Bumi Arema sejak 12 Maret lalu. Fenomena diperkirakan akan terjadi kurang lebih satu pekan. Dia memaparkan alasan terjadinya angin kencang beberapa hari belakangan.

”Pertama, angin kencang terjadi karena saat ini Malang memasuki wilayah peralihan musim dari musim hujan ke kemarau,” ujar Maksum kemarin. ”Selain itu, ada dua fenomena lain yang menyebabkan angin kencang," tambahnya.

Fenomena lain yang dia maksud adalah Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby. Ini menambah tingginya potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Timur (Jatim). "Di tambah lagi sirkulasi siklonik di utara Australia. Hal itu membuat peningkatan cuaca ekstrem sepekan ke depan di Jawa Timur," sambung Maksum.

Berdasar prakiraan cuaca ekstrem itu, Maksum mengimbau masyarakat lebih berhati-hati. Utamanya ketika berada di dekat pohon besar. Selain potensi pohon tumbang, dahan atau ranting yang patah karena angin kencang juga berpotensi melukai pengendara yang melintas. "Masyarakat diimbau selalu mengecek peringatan dini tiga harian yang dikeluarkan oleh BMKG," pungkas Maksum. (adk/dan)

Editor : Mahmudan
#BMKG #angin kencang #cuaca ekstrem #Kota Malang