HUT Ke-110 Kota Malang menjadi kado istimewa bagi warga Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun. Karena di ajang Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) 2024 Kota Malang ini, Kelurahan Gadang menyabet juara pertama.
KELURAHAN GADANG berhasil menyisihkan Kelurahan Kiduldalem dan Mojolangu di juara 2 dan 3.
Kemengan tersebut diumumkan ketika upacara bendera peringatan HUT Ke-110 Kota Malang di Halaman Balaikota Malang. Tiga jawara ini secara simbolis menerima piala serta piagam penghargaan langsung dari Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Turut serta mendampingi acara penyerahan hadiah.
Kepada Radar Malang, Lurah Gadang Denny Surya Wardhana mengatakan sangat berterimakasih atas dukungan warganya di ajang lomba ini. “Kemenangan ini sejatinya adalah penghargaan bagi warga Gadang yang tiada lelah kerja keras untuk persiapan lomba ini,” katanya.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Malang Yuyun Nanik Ekowati selaku pelaksana kegiatan lomba juga hadir di acara tersebut.
Sebagaimana diberitakan, Pelaksanaan Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tahun 2024 Tingkat Kota Malang sebelumnya sudah menyelesaikan sejumlah tahap penilaian. Mulai paparan pada Kamis (21/3) lalu di ruang Ngalam Comand Center Balaikota Malang. Berlanjut penilaian lapangan selama dua hari, yakni Senin (25/3) hingga Selasa (26/3). Tim juri ajang ini terdiri dari perwakilan sejumlah OPD, akademisi Universitas Brawijaya dan media Radar Malang.
Penjurian lapangan dibutuhkan untuk melihat kesesuaian antara materi paparan yang sudah dilakukan dengan kondisi di lapangan. Ada yang menemukan sesuai dengan paparannya dan juga sebaliknya.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Malang Yuyun Nanik Ekowati mengatakan kelurahan yang terpilih mewakili Kota Malang maju ke tingkat provinsi akan mendapatkan pendampingan langsung dari para OPD termasuk pada anggarannya.
Pelaksanaan Lomdeskel ini mendapat apresiasi besar dari Penjabat (Pj) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Malang Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dia turut langsung turun lapangan mendampingi para juri dalam melakukan penilaian. (mas)
Editor : Didik Harianto