Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Minyak Subsidi di Sejumlah Toko Kota Malang Dijual di Atas HET, Pedagang : dari Tengkulak Sudah Tinggi

Bayu Mulya Putra • Selasa, 30 April 2024 | 19:51 WIB
Harga Minyakita di sejumlah toko Kota Malang sudah Rp 17 ribu
Harga Minyakita di sejumlah toko Kota Malang sudah Rp 17 ribu

MALANG KOTA – Harga Minyakita atau minyak bersubsidi bakal mengalami kenaikan dari harga ecer tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter menjadi Rp 15 ribu. 

Rencana itu sudah dirumuskan Kementerian Perdagangan RI mengikuti nilai inflasi yang terjadi. 

Namun sebelum harga tersebut mengalami kenaikan, di Kota Malang harga Minyakita sudah dijual dengan harga jauh di atas HET. 

Yakni Rp 17 ribu per liter. 

Salah satu pedagang toko kelontong di Jalan Simpang Gajayana menjual Minyakita kemasan botol satu liter dengan harga Rp 17 ribu. 

Harga tersebut meningkat sejak satu pekan ke belakang yang sebelumnya Rp 16 ribu per liter.

”Karena kami ambil dari tengkulaknya harganya sudah tinggi,” tutur pemilik toko Ainul Yaqin.

Dia mengaku mendapatkan harga dari tengkulak Rp 188 ribu per dus yang berisi 12 botol Minyakita. 

Yang artinya, Rp 15.666 per liter atau melampau HET. 

”Tetap ada pembeli yang protes tapi tetap membeli karena itu yang paling murah,” tuturnya. 

Dia menjual beberapa merek minyak yang rata-rata harganya Rp 18 ribu hingga melebihi Rp 20 ribu per liter. 

Dia mengaku selama ini tak pernah sampai kehabisan stok Minyakita. 

Hanya saja, banderol harganya memang kerap naik. 

”Tahun lalu masih Rp 14 ribu per liter,” tuturnya. 

Sehingga menurutnya HET dinaikkan pun tidak berpengaruh karena harga di pasaran sudah naik lebih dulu. 

Sementara itu di Pasar Besar Minyakita kemasan 800 ml dijual dengan harga Rp 14.580 atau Rp 175 ribu per dusnya yang berisi 12 kemasan. 

Seharusnya, Minyakita dari distributor kepada pedagang dijual dengan harga Rp 151.200 per karton atau Rp 12.600 per liter. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Malang #MinyaKita #toko