Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Relokasi, Pedagang Pasar Gadang Malang Menanti Sosialisasi

Bayu Mulya Putra • Jumat, 3 Mei 2024 | 19:21 WIB
Kemacetan sore hari di Pasar Gadang Malang
Kemacetan sore hari di Pasar Gadang Malang

MALANG KOTA - Rencana relokasi Pasar Induk Gadang (PIG) ternyata belum sampai ke telinga pedagang. 

Diketahui, ada sekitar 500 sampai 600 pedagang yang bakal dipindah ke Terminal Hamid Rusdi. 

Untuk mempersiapkannya, Pemkot Malang bakal segera melakukan sosialisasi. 

Baca Juga: Siap-Siap, 600 Pedagang Pasar Induk Gadang Malang Direlokasi ke Terminal Hamid Rusdi Malang

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana itu merupakan salah satu upaya pemkot untuk mengurai kemacetan di Jalan Pasar Gadang. 

Selain itu, pemindahan pedagang juga dimaksudkan untuk meramaikan Terminal Hamid Rusdi. 

Sebab, keberadaan terminal tipe B itu dirasa belum maksimal. 

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Gadang (P3IG) Jauhari menuturkan, sampai saat ini seluruh pedagang belum menerima informasi terkait rencana relokasi.

Keinginan pedagang tentu tidak perlu ada relokasi.

Menurutnya, pemerintah seharusnya melanjutkan pembangunan bagian pasar yang mangkrak.

”Kami masih menunggu sosialisasi dari Pemkot Malang. Tapi keinginan pedagang jelas, masih seperti yang dulu, pembangunan pasar dilanjutkan,” kata Jauhari. 

Dia menambahkan, ketika pembangunan itu dilanjutkan, pedagang tidak akan berkumpul di satu titik seperti sekarang. 

Baca Juga: Segera Panggil Investor Pasar Gadang

Sebab, bedak pedagang sayur dan ikan bakal dipisah. 

”Kan di sisi timur yang sudah ada tiang itu. Seharusnya buat (bedak) sayur. Sampai sekarang (pembangunannya) belum dilanjutkan. Jadi tidak perlu relokasi, ketika pembangunan sudah selesai, tinggal digeser saja,” papar dia. 

Meski begitu, dia tidak menutup kemungkinan untuk pindah. 

Pedagang masih menunggu proses sosialisasi dari Pemkot Malang terkait detail rencana relokasi. 

”Kami menunggu saja, lebih cepat lebih baik untuk sosialisasi. Agar tidak menimbulkan kekhawatiran pedagang,” ujarnya. 

Di tempat lain, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi memastikan bila pihaknya segera menemui para pedagang. 

Menurutnya, wewenang diskopindag hanya sebatas itu. 

Baca Juga: Pasar Gadang Terendam gara-gara Pipa Bocor

Untuk proses pemindahan, nanti akan dilakukan perangkat daerah lainnya. 

”Karena pedagang PIG itu merupakan binaan diskopindag, kami akan sosialisasi segera. Kami harap pedagang bisa mengerti,” terang Eko. 

Disinggung terkait peluang penolakan, Eko berharap semua pihak bisa mendukung rencana tersebut. Sebab itu dilakukan untuk kebaikan pasar tersebut. 

”Penataan memang perlu dilakukan. Pertama, untuk mengurangi kemacetan. Selain itu untuk menjaga kebersihan, karena kebanyakan pedagang membuang limbah airnya ke jalan,” terang dia. 

Akibatnya, pasar terkesan kumuh. Jalanan yang berlubang juga sulit dihindari karena banyak kendaraan-kendaraan besar yang melintas di sana. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Relokasi #Pedagang #Pasar Gadang