Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jasa Jahit Seragam Sekolah di Kota Malang Sepi Pesanan

Aditya Novrian • Selasa, 9 Juli 2024 | 18:29 WIB
satria cahyono/radar malang  TETAP BERTAHAN: Salah satu penjahit di Pasar Besar Malang menyelesaikan pesanan seragam sekolah kemarin siang (8/7).
satria cahyono/radar malang TETAP BERTAHAN: Salah satu penjahit di Pasar Besar Malang menyelesaikan pesanan seragam sekolah kemarin siang (8/7).

MALANG KOTA - Menjelang tahun ajaran baru 2024/2025 belum membawa dampak besar bagi pelaku usaha. 

Misalnya pelaku jasa jahit seragam sekolah. 

Sebagian dari mereka mengaku masih minim pesanan. 

Hal itu bisa terlihat di Pasar Besar Malang (PBM), kemarin (8/7). 

Salah satu penjahit baju Nanik Yulianti mengaku belum menerima pesanan 

jahitan khusus seragam sama sekali. 

Baca Juga: Penjualan Perlengkapan Sekolah Naik 20 Persen, Orang Tua di Kota Malang Antusias Siapkan Anak Masuk Semester Baru

Itu sudah dirinya rasakan beberapa tahun terakhir. 

”Kalau sekarang dari sekolah sudah pakaian jadi, jarang yang mau jahit sendiri,” terangnya. 

Jika ada pesanan, hanya satu atau dua setel saja. 

Padahal, sebelumnya dirinya bisa menerima puluhan permintaan jahit seragam tiap tahun ajaran baru. 

Nanik dapat menuntaskan satu setel seragam dalam kurun waktu satu hari saja.

”Biasanya dulu orang jahit langsung lima setel, itu seminggu sudah jadi,” kata dia. 

Tapi kini mayoritas orang tua dan siswa banyak yang memilih membeli seragam jadi. 

Dirinya mematok ongkos menjahit satu setel seragam dengan harga Rp 150 ribu. 

Namun jika pesan lebih dari dua. dia membanderol seharga Rp 120 ribu. 

”Padahal kalau permak per baju bisa Rp 100 ribu, mending jahit dari awal lebih bagus,” papar wanita asal Mergosono itu.

Hal yang sama diamali penjahit asal Kebalen Ali Saputro. 

Dia juga mengakui minimnya peminat jasa jahit seragam. 

Baca Juga: Sekolah Swasta di Malang Andalkan Dana BOS dan Insentif Guru

”Kalau zaman sekarang yang jahit dari kain paling cuma dapat dua atau tiga setel aja,” ujarnya. 

Dirinya juga mengaku lebih banyak menerima jasa permak seragam. 

Terlebih sekarang toko seragam juga semakin menjamur. 

Tak hanya di toko pinggir jalan, bahkan beberapa orang juga membeli di toko online. (ori/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Sepi pesanan #jasa jahit #Kota Malang #seragam sekolah baru 2024