MALANG KOTA – Rangkaian HUT Ke-37 Arema akan dimulai malam (10/8).
Sebanyak 500 personel gabungan disiagakan untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi keramaian.
Polisi juga mensterilkan jalan kawasan Alun-Alun Tugu dan Balai Kota yang menjadi pusat acara.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan TNI, Pemkot Malang, Satpol PP, serta pihak serta Aremania Utas.
Dalam koordinasi itu disebutkan bahwa puncak keramaian diperkirakan terjadi Sabtu malam (10/8).
Itu karena ada konsentrasi massa dan konvoi.
”Kami utamakan pendampingan perayaan yang soft (ramah) dan humanis,” ujar perwira yang akrab disapa Buher itu.
Acara Sabtu malam akan dimulai dengan aksi bagibagi makanan kepada pengemudi ojek online di depan Stasiun Kota Baru.
Setelah itu, rombongan Aremania bergerak ke Stadion Kanjuruhan.
Mereka akan melakukan doa bersama di depan gate 13.
Dari Stadion Kanjuruhan, rombongan bergerak kembali ke Kota Malang untuk mengikuti puncak acara di kawasan Alun-Alun Tugu.
Di antaranya, doa bersama, pertunjukan perkusi, dan corteo (konvoi jalan kaki) 100 meter.
Untuk agenda Minggu (11/8), Aremania akan berkumpul di patung singa depan Stasiun Kota Baru, sekitar pukul 10.00.
Selanjutnya mereka berziarah ke makam Lucky Acub Zaenal, salah seorang pendiri dan mantan pengurus Arema.
Perayaan itu pun juga akan tetap dikawal oleh pihak kepolisian.
Meskipun sudah dikawal, Buher tetap mengimbau kepada Aremania untuk tidak melaksanakan konvoi pada Sabtu malam.
Pertimbangannya karena faktor cuaca Kota Malang yang sedang dingin.
Alasan lainnya untuk menjaga stamina Aremania agar tetap bisa beraktivitas keesokan harinya.
”Kalau mau tetap konvoi tidak apa-apa, tapi harus tertib,” ujar perwira dengan tiga melati di pundaknya itu.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Aristianto Budi Sutrisno menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas akan di lakukan di seputaran AlunAlun Tugu atau Balai Kota Malang pada Sabtu malam.
Itu pun tidak sampai ditutup total. Hanya ruas jalan yang ada di depan Balai Kota.
Sementara jalan di sekitar Alun-Alun Tugu yang biasanya satu arah direkayasa menjadi dua arah.
Pihaknya juga akan menyiagakan personel di beberapa pos lalu lintas.
Terutama pada jalur-jalur yang akan dilewati Aremania.
Tindakan tilang menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile tetap berlaku.
”Saya tegaskan kepada Aremania untuk tetap tertib berlalu lintas demi keamanan dan ketertiban Kota Malang,” pungkas Aris. (aff/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana