Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Disdikbud Kota Malang Segera Buka Formasi 592 Guru PPPK

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 25 September 2024 | 00:39 WIB

Grafis daftar formasi guru PPPK 2024
Grafis daftar formasi guru PPPK 2024

332 GTT SD dan SMP Negeri Dapat Prioritas

MALANG KOTA - Usulan Pemkot Malang untuk menyediakan formasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Total ada 592 formasi guru PPPK yang bakal dibuka.

Jumlah itu sesuai dengan usulan yang diajukan untuk tahun ini.

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Tujuwarno menyampaikan, pihaknya telah mengikuti sosialisasi bersama KemenPAN-RB pekan lalu.

Formasi pastinya terdiri dari 215 formasi guru kelas SD dan 377 kursi untuk guru mata pelajaran (mapel).

”Untuk mapel, paling banyak guru pendidikan Agama Islam (PAI),” kata dia.

Jumlah formasinya mencapai 138 kursi (selengkapnya baca grafis).

Peserta yang lolos tidak semua bakal mengabdi di SMP negeri.

Beberapa di antaranya akan ditempatkan di SD negeri.

Tuju menyebut, pelamar prioritas tetap diproyeksikan untuk guru tidak tetap (GTT) di sekolah negeri.

Yang menurut kalkulasi pihaknya, masih ada 332 guru.

Terdiri dari 253 GTT SD negeri dan 79 GTT SMP negeri.

Sementara sisanya akan diprioritaskan untuk pelamar dari lulusan pendidikan profesi guru (PPG).

Kendati begitu, pihaknya tak membatasi latar belakang pelamar.

Mereka dibebaskan untuk memilih formasi baik sebagai guru kelas maupun guru mapel.

Sebagai contoh, GTT SD negeri tak harus melamar di formasi guru kelas.

”Kalau memang lulusan Bahasa Indonesia ingin mendaftar sebagai guru mapel ya sah-sah saja,” ujar pria asal Kelurahan Karangbesuki itu.

Namun, Tuju berpesan agar pelamar memperhatikan peluang terbesar kursi yang disediakan.

Pejabat eselon IIIB Pemkot Malang itu menambahkan, seluruh pelamar PPPK Kota Malang akan melalui beberapa tahap seleksi.

Pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang untuk kepastian jadwal dan sistem seleksinya.

”Yang pasti tahun ini tetap dibuka formasi untuk PPPK,” tambah dia.

Di tempat lain, Kepala SD Negeri Merjosari 2 Nani Asriana mengakui bila sekolahnya masih menunggu pengangkatan PPPK.

Sebab, sampai saat ini masih ada dua kursi yang kosong.

Yakni posisi guru PAI dan guru kelas 2.

”Sementara ini dirangkap oleh guru ASN,” kata dia.

Sementara itu, awal tahun 2025 bakal ada satu guru yang purna tugas.

Artinya, potensi kekosongan kursi akan kembali bertambah.

Dia berharap formasi PPPK tahun ini dapat mengisi kekosongan kursi tersebut.

Senada dengannya, Kepala SD Negeri Jatimulyo 3 Sri Widayati berharap formasi PPPK bisa dikembalikan ke sekolah masing-masing.

Itu karena ada dua guru di tempatnya yang akan mengikuti seleksi PPPK tahun ini.

”Jangan sampai GTT ikut seleksi, tapi malah saya kekurangan guru,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi akan mendorong Disdikbud untuk mendata kekurangan guru.

”Paling tidak itu bisa membantu agar sebarannya merata,” terang dia. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Buka #Guru PPPK #disdikbud #Kota Malang #formasi