MALANG KOTA - UMKM Asri Malang berdiri sejak 1998 dan dikenal memproduksi Onthok Yuyu.
UMKM Asri Malang berkolaborasi melalui program “Inovasi Kreatif Mitra Vokasi 2024”.
Bersama Politeknik Negeri Malang (Polinema), UMKM Asri Malang menerapkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi kesalahan manual.
Baca Juga: UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Langsung Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN
Menurut Imam Saukani MT, pakar dari Polinema, selama ini produksi Onthok Yuyu di UMKM Asri terbatas pada empat cetakan molding, yang membatasi kapasitas produksi harian hingga 15 kilogram.
"Kami mengembangkan prototype tatakan luaran mekanik otomatis untuk mengatasi keterbatasan ini, sehingga produksi bisa lebih cepat dan efisien," ujar Imam.
Tidak hanya produksi, tim Polinema juga memberikan pelatihan pembukuan digital untuk meningkatkan akurasi pencatatan keuangan, menggantikan sistem manual yang rawan kesalahan.
Baca Juga: UMKM Keripik Pisang di Bakauheni Lampung Berkembang Berkat Pemberdayaan BRI
UMKM Asri dilibatkan aktif dalam pengembangan alat, mulai dari desain hingga pengujian.
"Alat ini memudahkan pemindahan hasil potongan yang sebelumnya dilakukan manual," ungkap pelaku UMKM Asri.
Selain peningkatan efisiensi produksi, program ini juga membuka peluang bagi UMKM Asri untuk memperluas jangkauan pasarnya.
Dengan peningkatan kapasitas produksi, produk Onthok Yuyu yang selama ini hanya tersedia di Malang, Sidoarjo, dan Surabaya, diharapkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Baik di dalam maupun luar Jawa Timur.
Program ini juga menjadi langkah awal bagi UMKM Asri dalam transformasi menuju era digital.
Baca Juga: Hari Santri 2024, Pj. Walikota Malang Peringati Dengan Apel Dan Pameran UMKM
Dengan penerapan teknologi otomatisasi dan pembukuan digital, UMKM Asri tidak hanya meningkatkan daya saing di pasar lokal.
Tetapi juga siap bersaing dalam skala nasional di masa mendatang.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana