Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

42 Ribu Orang Tinggalkan Kota Malang Gunakan KA

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 23 Desember 2024 | 18:30 WIB
DATANG DAN PERGI: Para calon penumpang bersiap memasuki Stasiun Malang kemarin.
DATANG DAN PERGI: Para calon penumpang bersiap memasuki Stasiun Malang kemarin.

MALANG KOTA - Sebanyak 42.418 orang meninggalkan Kota Malang menggunakan Kereta Api (KA) pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Angka itu berdasar jumlah tiket Kereta Api (KA) yang terjual dari keberangkatan Stasiun Malang untuk periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, jumlah yang meninggalkan Kota Malang lebih banyak dari yang datang.

Menurut data KAI, penumpang yang tiba di Stasiun Malang sebanyak 37.192 pada periode libur Nataru.

”Jumlah ini masih akan bertambah. Terutama pada puncak libur Natal atau Tahun Baru,” ujarnya.

Untuk saat ini, ratarata per hari ada 4.000 orang yang meninggalkan kota melalui Stasiun Malang.

Seperti pada Jumat lalu (20/12), tercatat 4.796 penumpang yang berangkat.

Kemudian pada Sabtu (21/12) sedikit menurun menjadi 4.447 orang Luqman menjelaskan, tujuan paling banyak dipesan adalah ke Banyuwangi dengan KA Tawangalun.

KA itu melayani rute Malang Kotalama – Ketapang. Tiket yang sudah terjual sebanyak 8.906.

”Kemudian KA Matarmaja tujuan Jakarta sebanyak 6.041 tiket dan KA Malabar tujuan Bandung 5.828 tiket,” paparnya.

Dengan permintaan yang tinggi, ada dua KA tambahan yang beroperasi di Stasiun Malang.

Yakni Kereta Api Arjuno Ekspres relasi Stasiun Malang Gubeng, Surabaya, dan Kereta Api Gajayana relasi Stasiun Malang-Gambir, Jakarta.

”Dengan dua tambahan ini, per hari ada 6.094 tempat duduk yang disediakan,” terang Luqman.

Bagi masyarakat yang tidak mendapatkan tiket pada jadwal yang diinginkan, KAI menyediakan fitur connecting train yang terdapat pada aplikasi Access by KAI.

”Ini sebagai alternatif untuk penumpang. Jadi penumpang bisa memilih persambungan KA untuk menuju ke tempat yang diinginkan,” tandasnya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#KA #Kota Malang #Nataru