MALANG KOTA – Rabu lalu (1/1), dua rumah warga di Jalan Joyo Tamansari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru menjadi sasaran sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Komplotan yang terdiri dari enam orang itu menggasak tiga motor dengan memanfaatkan handy talkie (HT) dan kunci T.
Aksi mereka sempat tepergok korban.
Bersama satu polisi, warga setempat bisa menangkap salah satu anggota sindikat.
Anggota sindikat tersebut berinisial SB, 31.
Diketahui, SB dan lima rekannya melakukan aksi pada pukul 01.00.
”Warga lain yang tahu ikut mengejar. Pengejaran juga dibantu pihak
Polsek Lowokwaru,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol M. Sholeh, kemarin (2/1).
Dari hasil pemeriksaan sementara, enam pelaku semula berangkat bersama ke lokasi menggunakan mobil.
Belum diketahui jenis mobil yang digunakan.
Sebab, saat kejadian kondisinya sedang hujan.
Lalu lima orang pelaku diterjunkan untuk mencari sasaran secara acak.
Hanya satu pelaku yang tidak turun karena bertugas sebagai sopir mobil.
”Saat melakukan aksi, mereka menggunakan alat komunikasi berupa HT. Mereka sambil memeriksa lingkungan sekitar,” sebut Sholeh sembari menunjuk- kan satu HT berwarna hitam yang menjadi barang bukti.
Setelah mendapat kendaraan sasaran, masing-masing pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak stang menggunakan kunci T.
Jika sudah, mereka akan membawa kendaraan ke satu lokasi yang menjadi titik kumpul.
Para pelaku pun berhasil menggasak tiga motor.
Yakni motor jenis Honda Beat berwarna merah, Honda Scoopy, dan Vespa.
Ketiga motor itu dicuri dari dua rumah warga. Yakni rumah di Jalan Joyo Tamansari Nomor 55 dan Jalan Joyo Tamansari Nomor 59.
Setelah warga mengetahui aksi para pelaku dan melakukan pengejaran, motor Honda Beat warna merah dan Vespa berhasil direbut kembali.
Sementara untuk Honda Scoopy dibawa lari pelaku lainnya. ”Yang tertangkap baru SB,” ucap dia.
Untuk lima pelaku lainnya saat ini sedangdalampengejaran.
Termasuk lokasi yang menjadi titik kumpul juga masih didalami.
Saat ditanya, SB menyebut kalau pencurian di KotaMalangbarusatukalidilakukan. ”Baru sebulan terakhir (saya ikut).
Saya diajak teman-teman,”katadia.
Setelah mendapat kendaraan curian, SB menyebut bahwa rencananya akan dijual ke Kota Surabaya.
Harga jual kendaraan sebesar Rp 4 juta. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana