Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diler Tunggu Regulasi Insentif Mobil Listrik dan Hybrid di Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Rabu, 8 Januari 2025 | 01:00 WIB
BANYAK YANG MENUNGGU: Salah satu sales menunjukkan desain interior mobil hybrid produksi Hyundai, kemarin. Tahun ini, kabarnya ada insentif untuk penjualan mobil hybrid dan listrik.
BANYAK YANG MENUNGGU: Salah satu sales menunjukkan desain interior mobil hybrid produksi Hyundai, kemarin. Tahun ini, kabarnya ada insentif untuk penjualan mobil hybrid dan listrik.

MALANG KOTA - Penjualan mobil turut terdampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. 

Meski ada kekhawatiran bakal berimbas pada penjualan, diler mobil listrik dan hybrid tetap optimistis. 

Sebab, kabarnya ada insentif yang diberikan pemerintah. 

Sayangnya, sampai awal bulan ini belum ada regulasi yang mengaturnya. 

Seperti disampaikan Direktur PT Gatra Perdana Putra Yudi Irawan Wijaya. 

”Ada yang mengatakan subsidi PPN 10 persen, atau 100 persen, artinya 12 persen PPN disubsidi,” tuturnya. 

Apapun itu, dia menyebut bila insentif sangat dibutuhkan untuk mendorong penjualan mobil listrik. 

”Karena semua pembeli pasti menunggu, karena sudah diumumkan (pemerintah),” ungkapnya. 

Selain insentif PPN, mobil listrik juga mendapatkan berbagai insentif lain. 

Seperti Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) pada mobil listrik completely built up (CBU) dan completely knocked down (CKD) sebesar 10 persen. 

Sementara mobil dengan mesin hybrid juga mendapatkan insentif PPN DTP sebesar 3 persen. 

Insentif tersebut diharapkan dapat mendorong penjualan mobil pada tahun ini. 

Meski mobil konvensional belum mendapatkannya, diler-diler yakin angka penjualan bakal tetap baik dengan berbagai penawaran menarik. 

Terlebih, setelah mendapat kepastian bahwa pemberlakuan opsen pajak kendaraan bermotor tidak menambah nilai akhir yang harus dibayarkan. 

”Kabar nya tidak menaikkan pajak, tapi masih belum mencoba proses ke samsat,” tuturnya. 

Dia mengaku cukup lega tidak ada rencana kenaikan PKB tahun ini. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#penjualan mobil #diler #Hybrid #mobil listrik #insentif #malang