Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pj Wali Kota Malang Seriusi TPS Terpadu pada 2026

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:20 WIB

Taman Edukasi TPA Supit Urang. (Google Maps: Ilham Fauzul)
Taman Edukasi TPA Supit Urang. (Google Maps: Ilham Fauzul)

"Dengan metode sanitary landfill seperti saat ini, TPA Supit Urang akan penuh dalam beberapa tahun ke depan. Sehingga butuh teknologi baru dengan TPS Terpadu.”

IWAN KURNIAWAN
Pj Wali Kota Malang

MALANG KOTA - Pengelolaan TPA Supit Urang mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Pujian disampaikan dalam kunjungan Dody ke Malang, 18 Januari lalu.

Menteri Dody mengapresiasi pengelolaan TPA Supit Urang yang telah terstruktur dengan baik.

Di mana ada bagian composting dan metode sanitary landfill dalam satu kompleks.

Metode pengelolaan itu kabarnya akan dijadikan salah satu role model untuk daerah lain di Indonesia.

Mendengar apresiasi tersebut, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan memastikan bahwa pihaknya akan meningkatkan inovasi pengelolaan sampah.

Salah satunya bakal dilakukan dengan pembangunan TPS Terpadu.

Sebenarnya, rencana itu sudah disiapkan untuk dilaksanakan tahun ini.

Namun karena keterbatasan anggaran, wacana itu harus diundur pada 2026.

TPS Terpadu tersebut digadang-gadang bisa mengolah sampah hingga 150 ton.

Sehingga mampu mengurangi timbunan sampah secara signifikan.

”Dengan metode sanitary landfill seperti saat ini, TPA Supit Urang akan penuh dalam beberapa tahun ke depan. Sehingga butuh teknologi baru dengan TPS Terpadu,” tuturnya.

Selain inovasi, Iwan menyebut butuh kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

Seperti memilah sampah dari rumah dan tidak membuang secara sembarangan.

Bila kesadaran untuk itu meningkat, dia yakin proses persampahan di Kota Malang bisa terurai. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#TPS Malang Raya #TPS Terpadu #tpa supit urang mulyorejo #TPA Supiturang