Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perayaan Imlek di Kota Malang Khidmat di Kelenteng, Meriah di Mal

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 30 Januari 2025 | 18:05 WIB
TRADISI TAHUNAN: Kelenteng Eng An Kiong kedatangan umat yang melakukan sembahyang sejak Selasa malam (28/1). Foto kanan, atraksi barongsai mewarnai perayaan tahun Baru Imlek di Sky Garden Matos.
TRADISI TAHUNAN: Kelenteng Eng An Kiong kedatangan umat yang melakukan sembahyang sejak Selasa malam (28/1). Foto kanan, atraksi barongsai mewarnai perayaan tahun Baru Imlek di Sky Garden Matos.

MALANG KOTA – Perayaan Imlek berlangsung meriah di Kota Malang kemarin (29/1). 

Umat Buddha, Konghucu, dan Tao tampak sudah melaksanakan sembahyang di kelenteng dengan khidmat sejak Selasa malam (28/1). 

Pusat-pusat perbelanjaan juga memeriahkan perayaan dengan menggelar pertunjukan barongsai. 

Koordinator Keamanan Kelenteng Eng An Kiong Prabawono memperkirakan sekitar 500 orang datang sejak Selasa malam untuk melakukan ibadah.

Mereka berasal dari beberapa daerah, seperti Surabaya, Pasuruan, Jakarta, Malang, dan sekitarnya. 

Bahkan ada wisatawan mancanegara yang tertarik untuk berkunjung. 

Karena begitu banyak yang datang pada Selasa malam, pihaknya sampai harus mengarahkan umat ke bagian basement

Suasana tersebut berlangsung hingga pukul 02.00. 

Klenteng kembali ramai pada Rabu, sekitar pukul 05.00. 

Saat itu, umat kembali melakukan persiapan untuk sembahyang. 

”Puncaknya pada pukul 11.00 sampai 12.00, kami melakukan sembahyang bersama lagi. Pukul 16.00 juga masih ada yang sembahyang,” ucapnya. 

Ibadah dimulai dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa kepada Dewa Bumi dan Dewa Kwan Im. 

Setelah itu dilakukan silaturahmi. 

”Selain di kelenteng, sembahyang bisa dilakukan di rumah masing-masing atau tempat pengurus keagamaan terdekat,” jelasnya. 

Agar sembahyang berlangsung lancar, pihak kelenteng sudah melakukan persiapan selama sepekan. 

Misalnya dengan membersihkan seluruh area kelenteng hingga memasang lilin yang ukurannya beragam. 

Prabawono berharap, setelah perayaan pada Imlek, persaudaraan antarumat beragama tetap terjaga. 

Sementara itu, Sky Garden Malang Town Square (Matos) yang berada di rooftop dipenuhi oleh pengunjung kemarin (29/1). 

Mereka antusias menyaksikan atraksi barongsai dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek. 

Anak-anak tampak berebut mendekat ke barongsai dan memberikan angpao yang sudah disiapkan.  

Marketing Communication (Marcom) Matos Sasmita Rahayu menyebutkan, pertunjukan barongsai diadakan rutin setiap Imlek. 

Sebab, kesenian itu memiliki daya tarik yang kuat, terutama bagi anak-anak. 

”Hari ini ada tiga pertunjukan. Di rooftop ini, kemudian keliling tenant, dan di depan Mr Diy,” kata dia.  

Berkat libur Imlek dan event tersebut, angka kunjungan ke Matos meningkat hingga 100 persen dibandingkan hari biasanya. 

Jika dibandingkan dengan Imlek 2024, tahun ini mengalami peningkatan hingga 20 persen. 

”Kami prediksi sampai malam bisa 55 ribu pengunjung,” tuturnya. 

Selain barongsai, Matos juga menggelar berbagai pertunjukan lain bernuansa Imlek. 

Mulai tarian modern, atraksi wushu, hingga lomba menyanyi, fashion show, dan photo competition. 

”Kamis (hari ini) ada pertunjukan kolaborasi bersama Forum Komunikasi AntarUmat Beragama, Malang,” imbuhnya. (dur/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#perayaan imlek #khidmat #sembahyang #Mal #Kota Malang #kelenteng #Malang Town Square (Matos) #barongsai #Meriah