MALANG KOTA – Mulai 3 Februari, masyarakat yang berulang tahun bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Mulai dari anak-anak sampai lansia.
Di Kota Malang, pemeriksaan kesehatan gratis itu bisa dilakukan di 16 puskesmas.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Meifta Eti Winindar mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis baru dimulai pekan depan karena pihaknya masih mematangkan sejumlah persiapan.
Seperti layanan pemeriksaan, bahan medis habis pakai (BMHP), tenaga kesehatan, dan distribusi informasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang.
“Tapi tanggal 3 Februari masyarakat yang berulang tahun sudah bisa memeriksakan diri,” kata Meifta, kemarin (31/1).
Sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat harus mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Sebab, di dalam aplikasi itu masyarakat akan mendapat notifikasi terkait ulang tahun.
Meski demikian, masyarakat yang belum mendapat notifikasi di SATUSEHAT Mobile tetap boleh mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Sebagai alternatif, masyarakat bisa menunjukkan kartu identitas seperti KIA, KK, atau KTP.
Meifta melanjutkan, ada berbagai layanan kesehatan yang bisa diakses warga.
Contohnya bayi baru lahir, ada skrining hipotiroid kongenital dan tumbuh kembang.
Lalu untuk anak-anak usia di bawah enam tahun ada beberapa layanan seperti pemeriksaan mata, telinga, dan gigi.
Untuk usia produktif mulai 18 tahun sampai lansia, ada 18 jenis pemeriksaan yang bisa diakses.
“Seperti pemeriksaan jiwa, pemeriksaan gula, tensi, kolesterol, hingga kanker,” imbuh pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana