MALANG KOTA- Open house Cap Go Meh kembali digelar di Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang kemarin (12/2).
Sebanyak 3.000 porsi lontong Cap Go Meh dihidangkan untuk semua pengunjung yang datang.
Mulai dari warga etnis Tionghoa maupun masyarakat umum.
Satu porsi lontong Cap Go Meh berisi irisan lontong, opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng kentang, telur rebus, dan juga sambal.
Menu itu dapat dinikmati pengunjung yang sebelumnya sudah mendapatkan kupon makan saat masuk Klenteng.
Ketua Bidang Agama dan Pengawas Klenteng Eng An Kiong Herman Subianto mengatakan, 3.000 porsi disajikan dalam dua sesi.
Yakni siang dan malam.
”Untuk sesi siang yang datang sedikit. Kami sediakan 500 porsi. Sisanya kami sajikan malam hari sampai pukul 21.00,” tuturnya.
Dia menambahkan, setiap tahun porsi lontong Cap Go Meh yang disiapkan sama dan selalu habis.
Terlebih saat malam hari yang diiringi berbagai pertunjukan.
Mulai dari Barongsai, Chinese dance, hingga wushu.
Pertunjukan tersebut berlangsung setelah selesai pelaksanaan sembahyang Tridharma.
Herman mengaku sangat bersyukur dapat kembali menggelar open house Cap Go Meh setelah sempat vakum tahun lalu karena ada momen Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Perayaan Cap Go Meh dilakukan 15 hari setelah Tahun Baru Imlek.
Hidangan lontong Cap Go Meh dipilih karena dianggap melambangkan keberuntungan.
Bagi pengunjung yang tidak makan ayam juga disediakan menu khusus vegetarian.
Menurutnya, Cap Go Meh memiliki beberapa makna.
Yakni berterima kasih kepada Tuhan karena dapat berkumpul dengan keluarga.
”Selain itu juga menyiratkan harapan untuk lebih maju dan makmur,” tambahnya. (dur/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana