MALANG KOTA - Program rutin Gerakan Pangan Murah (GPM) dipastikan berjalan pada bulan Ramadan nanti.
Sebagai persiapan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan mengatakan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim telah menggelarnya di beberapa titik. Salah satunya di Kota Malang, kemarin (18/2).
GPM tersebut hanya digelar satu hari, dan akan menyebar ke 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
”Mereka koordinasi, kami memfasilitasi tempat,” tuturnya.
Baca Juga: Rencana Pemkot Surabaya untuk ASN Bisa WFA Potensi Ganggu Pelayanan
Sasaran GPM kemarin merupakan masyarakat di sekitar Kecamatan Sukun tersebut.
Sementara untuk masyarakat Kota Malang secara luas, sudah menjadi tugas Dispangtan untuk menggelar GPM.
Rencananya, GPM akan digelar saat sudah memasuki Bulan Ramadan.
Slamet menyebut, saat ini stok dan jumlah bahan pangan masih cukup aman dan terkendali.
Selain itu, permintaannya juga belum meningkat tajam.
”Biasanya meningkatnya saat sudah masuk puasa dan dekat dengan Lebaran,” kata dia.
GPM tersebut akan digelar merata di lima kecamatan.
”Mungkin setengah bulan sampai satu bulan melihat kondisi nanti,” tutur Slamet.
GPM menjadi kegiatan rutin yang digelar Pemkot Malang saat mendekati Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), dengan menjual bahan-bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.
Dia menyebut ada beberapa bahan pangan yang diperkirakan akan dibutuhkan.
Seperti minyak goreng, beras, bawang merah, cabai rawit, telur ayam, daging ayam, dan tepung.
”Karena kebutuhan membuat kue Lebaran dan untuk berbuka puasa sudah mulai meningkat,” tuturnya. (dur/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana