Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perayaan HUT di Balai Kota Malang Digelar Sederhana

Bayu Mulya Putra • Minggu, 9 Maret 2025 | 01:00 WIB
Balai Kota Malang (Matt Azmar).
Balai Kota Malang (Matt Azmar).

Tak Ada Hiburan Besar, Dewan Sarankan Undang Artis Lokal

"Dari dewan masih belum tahu konsepnya nanti seperti apa untuk perayaan. Kami masih menunggu penjelasan dari pemkot, intinya harus sederhana di tengah program efisiensi.”

AMITHYA RATNANGGANI SIRADUHITTA - Ketua DPRD Kota Malang

MALANG KOTA - Kurang dari sebulan, Kota Malang bakal memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111.

Hari bersejarah itu jatuh pada 1 April 2025.

Di tengah instruksi efisiensi belanja, Pemkot Malang memastikan tidak ada perayaan besar-besaran.

Sebagai informasi, tahun lalu ada 24 agenda yang digelar untuk memperingati HUT Kota Malang ke-111.

Baca Juga: Dua Seremonial HUT di Malang Jadi Sasaran Efisiensi

Mulai dari berbagai perlombaan hingga puncaknya yaitu pawai budaya yang digelar pada 27 April 2024.

Kondisi berbeda terjadi tahun 2025.

Kegiatan seremonial Pemkot Malang merupakan salah satu pos belanja daerah yang masuk item efisiensi.

Baca Juga: Disdikbud Kota Malang gelar Jalan Sehat Memperingati HUT Kota Malang ke-110 dan Hardiknas

Itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 2 Tahun 2025, tentang efisiensi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, meskipun masuk dalam pos belanja yang terkena efisiensi, bukan berarti seremonial HUT ke-111 ditiadakan.

Hanya saja, bakal disesuaikan dengan anggaran yang ada.

”Kami akan tetap menggelar perayaan HUT Kota Malang,” kata dia.

Karena adanya efisiensi, Wahyu mengatakan, agenda hiburan berskala besar kemungkinan tidak akan terlaksana tahun ini.

Saat ini pihaknya masih merancang agenda-agenda perayaan HUT.

”Senin lalu kami membahas tahapan awal perayaan HUT. Pertama yang dibahas terkait logo HUT ke-111,” jelasnya.

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu memastikan tidak ada sayembara untuk umum untuk logo.

Baca Juga: Perjalanan Renovasi Balai Kota Malang sejak 1929

Pihaknya menyusun logo bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Kota Malang.

”Dalam waktu dekat akan segera diluncurkan,” ucap Wahyu.

Di tempat lain, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhitta setuju dengan rencana perayaan HUT yang sederhana.

Dengan masih dalam periode efisiensi belanja, dewan meminta tidak ada artis nasional yang diundang untuk perayaan HUT Kota Malang.

Wanita yang akrab disapa Mia itu menyarankan, Pemkot Malang bisa menggandeng musisi lokal untuk menyemarakkan perayaan HUT.

Baca Juga: Hias Balai Kota dengan Ornamen Nataru di Surabaya

Pemkot tetap bisa menggelar festival, tetapi hanya menggunakan panggung kecil dan diadakan di beberapa titik.

”Dari dewan masih belum tahu konsepnya nanti seperti apa untuk perayaan. Kami masih menunggu penjelasan dari pemkot, intinya harus sederhana di tengah program efisiensi,” tegas Mia.

Seperti diketahui, selain agenda seremonial, ada 14 pos belanja lain yang akan dipangkas.

Beberapa di antaranya adalah pos kajian, studi banding, publikasi dan FGD.

Kemudian belanja alat tulis kantor, percetakan, souvenir, lisensi aplikasi, jasa konsultan, pemeliharaan perawatan mesin. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#balai kota malang #Efisiensi anggaran 2025 #HUT Kota Malang