Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jajaran Pimpinan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang Rayakan HUT dengan Sederhana, tapi Sarat Makna

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 9 April 2025 | 16:21 WIB
SEKALIAN HALALBIHALAL: Wali Kota Malang bersama istrinya, dan Wakil Wali Kota Malang beserta istrinya, menyalami para tamu setelah upacara memperingati HUT Ke-111 Kota Malang.
SEKALIAN HALALBIHALAL: Wali Kota Malang bersama istrinya, dan Wakil Wali Kota Malang beserta istrinya, menyalami para tamu setelah upacara memperingati HUT Ke-111 Kota Malang.

MALANG KOTA- Jajaran pimpinan dan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang menggelar perayaan HUT Ke-111 Kota Malang di halaman balai kota kemarin (8/4).

Ada tiga agenda utama yang dilaksanakan.

Mulai dari upacara, kemudian disambung dengan halalbihalal, dilanjutkan ziarah ke makam tokoh pendahulu, Ki Ageng Gribig.

Seperti janji sebelumnya, peringatan HUT tahun 2025 sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya.

Karena sedang dalam program efisiensi belanja, perayaan tampak lebih sederhana.

Tidak ada arak-arakan khusus yang digelar pada HUT Ke-111 Kota Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memimpin langsung upacara yang dihadiri hampir seluruh ASN Pemkot Malang tersebut.

Setelah upacara, dia menyalami satu per satu pegawai para pegawai.

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa peringatan HUT kali ini bukan sekadar seremonial.

Tapi harus dijadikan momentum strategis untuk mendorong transformasi menyeluruh.

Di antaranya kualitas layanan publik dan pembangunan infrastruktur melalui tata kota yang berkelanjutan.

“Ada hal yang menjadi PR, mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga penataan Kota Malang yang baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, alumnus ITN Malang itu meminta kerja sama dari berbagai pihak. Termasuk warga Kota Malang.

“Sesuai tagline HUT tahun ini, satu hati mengukir prestasi. Semua elemen harus bergerak bersama untuk menciptakan perubahan,” ungkap Wahyu.

Dia mengakui bahwa peringatan HUT Ke-111 Kota Malang sengaja dikemas sederhana, namun tetap sarat makna.

Selain menandai usia Kota Malang yang semakin matang, perayaan juga bertepatan dengan bulan Syawal.

Karena itu sengaja dirangkai dengan agenda halalbihalal untuk efisiensi kegiatan.

“Karena sekarang musim efisiensi, jadi perayaan sekaligus dirangkai dengan halalbihalal. Langsung jadi satu agenda,” ungkap Wahyu.

Selesai halalbihalal, Wahyu bersama jajaran pimpinan perangkat daerah melakukan ziarah di Makam Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kedungkandang.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk merawat ingatan terhadap pendahulu Kota Malang.

“Kota Malang dulu berdiri tidak lepas dari jasa para leluhur. Kami ingin memberi penghormatan pada HUT kali ini, sekaligus berdoa bersama agar diberikan kelancaran selama lima tahun ke depan,” paparnya. (adk/fat)

Editor : A. Nugroho
#hut malang #ASN #HUT #pemimpin #Jajaran #Kota Malang #malang #Pemkot #balai kota