MALANG KOTA - Daya beli masyarakat setelah Lebaran diprediksi banyak orang akan menurun.
Sebab, masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uang ketimbang berbelanja.
Untuk mengimbangi hal tersebut, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang dan Pemkot Malang bekerja sama mengeluarkan inovasi.
Baca Juga: Pengelola Mal di Malang Town Square Optimistis Omzet Tumbuh 25 Persen
Yakni menggelar Malang Raya Vaganza Sale 2025.
Total ada tujuh mal di Kota Malang dan Kota Batu yang memberikan diskon hingga 70 persen untuk beberapa produk yang dijual para tenant.
Ketua APPBI Malang Suwanto mengatakan, program tersebut digelar juga dalam rangka HUT Ke-111 Kota Malang.
Namun yang paling utama adalah meningkatkan daya beli masyarakat yang memang sedang menurun.
”Setelah Lebaran ini ada penurunan penjualan sekitar 20 persen,” tuturnya.
Baca Juga: Mal di Kota Malang Hadirkan Beragam Diskon dan Event
Untuk itu pihaknya menargetkan akan ada kenaikan transaksi sekitar 30 persen selama program tersebut berlangsung.
Yakni mulai 11 April hingga 11 Mei 2025.
”Penurunan ini cukup terasa dibanding tahun sebelumnya, jadi ini saatnya kami dorong lagi agar transaksi bisa kembali seperti sebelum pandemi, bahkan seperti 2019 lalu,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, event tersebut sebagai bentuk penegasan bahwa Malang adalah destinasi belanja yang tidak kalah menarik dari kota-kota lain di Jawa Timur.
Menurutnya, momen tersebut tepat karena digelar setelah Lebaran ketika masyarakat cenderung berbelanja berbagai kebutuhan keluarga.
”Kami berharap agar event tahunan ini bisa terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di sektor ritel dan perdagangan,” ujar orang nomor satu di Pemkot Malang itu. (dur/adn)
Editor : A. Nugroho