MALANG KOTA - Antrean panjang warga tampak mengular sejak pagi di Lantai 1 Mal Dinoyo kemarin (20/4).
Mereka datang untuk memanfaatkan layanan jemput bola dalam program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang.
Total ada 1.000 warga yang mengurus administrasi kependudukan (adminduk).
Mulai dari Kartu Keluarga (KK), cetak ulang E-KTP yang hilang atau rusak, cetak E-KTP bagi pemula, pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
”Ini diharapkan dapat menjangkau kelompok warga yang selama ini kesulitan datang ke kantor Dispendukcapil pada hari kerja,” kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Malang Burhanudin Al Jundi.
Pelayanan yang cepat menjadi daya tarik utama.
Jika biasanya warga harus menunggu hingga tiga hari saat mengurus dokumen di kantor, kali ini prosesnya hanya memakan waktu sekitar lima menit.
”Yang paling banyak diurus hari ini adalah E-KTP hilang atau rusak, dan E-KTP pemula,” jelasnya.
Selain itu, salah satu layanan yang juga diserbu warga adalah pengurusan KIA.
Kemarin tercatat lebih dari 100 pengurusan KIA.
Jundi menambahkan, saat ini capaian kepemilikan KIA di Kota Malang sudah mencapai 70 persen.
Pihaknya terus mengejar sisanya dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya dengan rumah sakit.
Sehingga saat bayi baru lahir, bisa langsung dibuatkan KIA, akta kelahiran, dan di-update juga KK.
Selain efisiensi waktu, kegiatan tersebut juga dikemas menarik karena bertepatan dengan Malang Shopping Adventure.
Panitia bekerja sama dengan pihak mal menyediakan voucher belanja untuk 500 pengunjung.
Serta voucher bermain game sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang aktif memanfaatkan layanan. (dur/adn)
Editor : A. Nugroho