Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Festival Jajanan di Empat Pasar hingga 30 April

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 24 April 2025 | 20:00 WIB
WISATA PASAR; Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyapa para pengunjung yang menikmati kuliner pada acara Festival Jajanan Pasar di Pasar Klojen kemarin (23/4).
WISATA PASAR; Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyapa para pengunjung yang menikmati kuliner pada acara Festival Jajanan Pasar di Pasar Klojen kemarin (23/4).

MALANG KOTA - Festival kuliner kembali digelar di Kota Malang.

Kali ini menempati empat pasar tradisional sekaligus.

Yaitu Pasar Klojen, Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Tawangmangu, dan Pasar Madyopuro.

Pembukaan event bertajuk Festival Jajanan Pasar itu dibuka di Pasar Klojen kemarin (23/4) dan akan berakhir pada 30 April mendatang.

Festival itu digagas beberapa pihak.

Di antaranya Bank Indonesia (BI), Pemkot Malang, dan kalangan perbankan.

Setelah melakukan seremonial pembukaan, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengunjungi beberapa stan pedagang.

Dia juga sempat memborong beberapa jajanan di Pasar Klojen.

Melalui festival itu, Pemkot Malang ingin menunjukkan bahwa pasar tradisional tidak hanya menjadi tempat jual beli bahan kebutuhan pokok.

Tetapi juga bisa dimanfaatkan menjadi kawasan wisata kuliner atau pun tempat nongkrong.

Karena itu, Festival Jajanan Pasar juga menarget segmen kalangan anak muda.

”Kalau dulu orang beranggapan datang ke pasar itu kumuh dan bau. Ini yang sedang diubah. Dengan Festival Jajanan Pasar diharapkan lebih banyak pengunjung yang datang ke pasar tradisional,” tuturnya.

Kondisi Pasar Klojen sekarang memang berbeda jauh dibanding sebelum revitalisasi.

Saat ini banyak pelaku usaha golongan muda yang menempati bedak di pasar tersebut.

Mereka berjualan aneka olahan makanan, seperti mi dengan cita rasa khas, kopi, bakso goreng, dan juga masih ada jajanan pasar jadul.

”Selain beli makanan kekinian, kami harapkan anak muda bisa mencicipi jajanan pasar yang sudah ada sejak dulu. Karena festival ini juga ingin mengenalkan sejarah tentang makanan lokal ke generasi muda,” terang Wahyu.

Sementara itu, Kepala BI Kantor Perwakilan Malang Febrina menuturkan, ada promo menarik bagi pengunjung festival jajanan pasar.

Yaitu diskon sebesar 10 persen.

Namun dengan catatan pembayaran harus menggunakan QRIS.

”Selain promosi kuliner, event ini ditujukan untuk mendorong peningkatan penggunaan QRIS. Bagi pedagang bisa lebih efisien, aman dan cepat, bisa terhindar dari uang palsu,” tutur Febrina.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah menggelar Festival Madyopuro Mangano.

Event yang diselenggarakan setelah Ramadan itu diikuti 111 UKM dari berbagai wilayah.

Angka 111 disesuaikan dengan usia Kota Malang tahun ini. (adk/fat)

Editor : A. Nugroho
#Empat Pasar #pasar klojen #festival kuliner #Oro-Oro Dowo