Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Awalnya Diajak Anak Ikut Footish Malang, Kini Rutin dan Dapat Teman Baru dari Berbagai Latar Belakang

Aditya Novrian • Minggu, 15 Juni 2025 | 18:30 WIB
TAMBAH RELASI: Wiwin Andriyani (kanan) bersama anaknya beristirahat di kawasan Jalan Bandung setelah berjalan 20 km.
TAMBAH RELASI: Wiwin Andriyani (kanan) bersama anaknya beristirahat di kawasan Jalan Bandung setelah berjalan 20 km.

WIWIN Andriyani masih ingat betul saat pertama kali diajak ikut Footish Malang oleh anaknya empat tahun lalu. Usianya kini sudah 55 tahun, tapi semangatnya tak kalah dari para peserta lain yang kebanyakan masih berusia belasan hingga dua puluhan. Seminggu sekali dia tak pernah absen melangkah bersama ratusan orang lainnya.

”Dulu awalnya ikut karena diajak. Eh ternyata ketagihan,” kata Wiwin. Ketagihannya bukan cuma soal jalan kaki atau semata mengejar target 10 ribu langkah. Tapi lebih karena pengalaman batin yang jarang dia temui dalam kegiatan lain. Relasi yang terbentuk dari jalan kaki bersama itu memberi ruang baru bagi Wiwin.

Ia bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Ada mahasiswa, dosen, pegawai bank, pengusaha, sampai pekerja lepas. Di luar dugaan, ia juga sangat cocok bergaul dengan anak-anak muda.

”Paling suka sesi ngobrol setelah capek jalan. Bisa tahu cerita hidup mereka, berbagi pengalaman. Seru dan terasa dekat,” tutur Wiwin.

Baginya, anggota Footish Malang punya etika dan karakter yang menenangkan. Tidak ada yang celometan atau ramai sendiri di jalan. Semuanya sopan dan ramah. Di masa awal Footish, ketika jumlah peserta masih sedikit, kehangatan itu terasa lebih akrab. ”Sudah kayak keluarga,” tambahnya.

Sejak rutin mengikuti kegiatan jalan kaki, Wiwin mengaku banyak perubahan terjadi. Tubuh terasa lebih sehat, mental lebih ringan. Bahkan dalam satu kali kegiatan, ia bisa membakar sampai 600 kalori.

Wiwin berharap komunitas ini bisa terus tumbuh dan mendapat perhatian dari pemerintah. Baginya, Footish Malang telah membantu warga hidup lebih sehat tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.

”Satu kali seminggu rasanya kurang. Masih ingin terus jalan, terus kenalan sama orang baru,” tandas dia. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#bakar kalori #malang #Hidup Lebih Sehat