Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Kota Malang Dapati Dua QRIS Parkir Rusak, Salah Satunya di Pasar Oro-Oro Dowo

Bayu Mulya Putra • Rabu, 23 Juli 2025 | 18:10 WIB
DIEVALUASI: Papan QRIS di area parkir Pasar Oro-Oro Dowo rusak sejak beberapa pekan lalu.
DIEVALUASI: Papan QRIS di area parkir Pasar Oro-Oro Dowo rusak sejak beberapa pekan lalu.

MALANG KOTA - Inovasi parkir menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Malang sudah berlaku sejak 2024. Saat ini sudah ada 50 titik parkir yang menggunakan QRIS. Dari semua titik itu, QRIS di titik parkir Pasar Oro-Oro Dowo, di Jalan Guntur, Klojen terpantau telah rusak. 

Kerusakan di papan QRIS itu sudah terjadi selama tiga bulan. Juru parkir yang bertugas di sana belum sempat mengadukannya kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Pembayaran parkir pun kembali sepenuhnya menggunakan sistem manual.

”Kadang ada pengguna jasa parkir yang terpaksa saya lepas karena beralasan tidak bawa uang tunai,” ujar Suraji, salah satu juru parkir (jukir) di Pasar Oro-Oro Dowo. Dia tidak mengetahui penyebab kerusakan papan QRIS di tempatnya berjaga. Saat datang menjaga shift pada siang hari, tiga bulan lalu, tiba-tiba dia sudah menemukan papan itu patah separo. 

Menanggapi papan QRIS yang rusak, Dishub Kota Malang juga masih mencari penyebabnya. Bisa jadi papan itu kejatuhan ranting atau memang sengaja dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab. ”Besok (hari ini), jukir-jukir yang papan QRIS-nya rusak akan kami panggil,” ujar Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra. 

Hingga kemarin, dia mendapat dua laporan papan QRIS parkir yang rusak. Titik lainnya di Pasar Besar. Menurut dia, masalah parkir adalah bagian dari lalu lintas yang berkaitan dengan perilaku pengguna jalan. Butuh waktu bagi dishub untuk mengedukasi masyarakat agar berlaku bijak terutama terhadap aset pemda atau negara. 

Untuk mencegah kejadian serupa, Widjaja akan menerapkan sistem kode batang parkir yang menempel pada tubuh jukir. Bentuknya bisa berupa rompi jukir dengan bagian belakang diisi kode batang QRIS parkir. Itu dianggap lebih praktis dan fleksibel karena bisa dibawa ke mana-mana. ”Dengan total 3.500-an jukir, kami akan menggandeng pihak ketiga untuk pengadaan rompi itu,” pungkasnya. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#Parkir #qris #pasar oro oro dowo #Kota Malang #dishub