MALANG KOTA - Rencana pengerjaan drainase Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) memasuki tahap akhir. Jika tak ada aral, drainase akan mulai digarap pekan depan. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di lokasi, papan informasi proyek tampak sudah terpasang.
Berdasar informasi dari papan tersebut, total anggaran yang dikeluarkan untuk pengerjaan drainase senilai Rp 30,1 miliar. Sumber dananya berasal dari APBD Provinsi Jawa Timur. Lama pengerjaan diperkirakan 180 hari. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Dandung Djulharjanto menuturkan, pihaknya baru mendapat surat pemberitahuan dari provinsi, kemarin.
Selanjutnya, pemkot akan membantu sosialisasi kepada warga di kawasan Soehat. ”Nanti yang mengerjakan sepenuhnya dari provinsi, kemungkinan pekan depan. Pekan ini persiapan akhir, misalnya memastikan tiang listrik atau pohon tidak mengganggu saat pengerjaan,” jelas Dandung.
Dia menerangkan, pengerjaan drainase akan dimulai dari arah selatan. Tepatnya di Jembatan Soehat atau Kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kemudian menuju ke utara, hingga Jalan Candi Panggung. ”Pengerjaan akan dilaksanakan per blok. Agar tidak menutup seluruh Jalan Soehat,” imbuhnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi menambahkan, pemkot perlu mempersiapkan dampak kemacetan yang akan timbul. Sebab, kawasan itu merupakan pusat bisnis dan dekat dengan kampus. ”Pengerjaan enam bulan itu cukup lama, sehingga harus dipikirkan dari sekarang agar tidak terlalu macet,” kata Dito. (adk/by)
Editor : A. Nugroho