MALANG KOTA - Seniman muda di Kota Malang semakin aktif menunjukkan eksistensinya. Seperti terlihat dalam gelaran Designoholic Special Edition di Graha Tumapel, Kelurahan Kiduldalem, Klojen, kemarin (23/8). Ada 400-an karya seni yang dipamerkan di sana sejak 21 Agustus lalu.
Seniman yang berpartisipasi dalam pameran itu rata-rata berusia 20 sampai 40 tahun. Pameran yang diinisiasi mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) itu diberi tema ’Visual Playground’. Tujuannya utamanya yakni membentuk area pameran yang friendly untuk anak-anak hingga orang dewasa.
Begitu masuk ruangan, pengunjung bakal disambut karya seniman dengan permainan warna cerah. Tak hanya mahasiswa UM saja yang ambil bagian dalam pameran itu. Mahasiswa dari kampus lain seperti Universitas Brawijaya, Universitas Ma Chung, Binus Unversity, Universitas Bhinneka Nusantara, hingga Universitas Negeri Surabaya juga ambil bagian.
Mereka banyak memajang karya desain visual. Mulai dari poster hingga lukisan. ”Kami bagi layout pameran ini jadi tujuh segmen,” ujar Iveco Hendra Tetuko, Ketua Pelaksana Designoholic Special Edition. Disebut spesial karena pameran itu adalah kali kedua sebelum Designoholic pertama yang digelar di kampus UM pada bulan Mei lalu.
Kali ini mereka juga menggaet 69 seniman dari luar kampus untuk ikut pameran. Menurut dia, karya seni yang banyak digandrungi Gen Z saat ini berbentuk abstrak. Karena itu, Iveco memilih karya-karya tersebut ditampilkan di segmen pertama. Mulai dari lukisan abstrak di kanvas hitam putih hingga lukisan bebas di atas macam-macam objek seperti televisi dan sepatu boot.
Ruangan kedua diisi karya-karya dari senior Iveco. Yaitu mahasiswa semester 7 yang sedang menyusun skripsi. Konsep seni yang ditampilkan cukup beragam. Seperti patung hingga topeng. Baru di segmen selanjutnya terisi karya-karya dari Iveco dan teman-temannya. Mahasiswa DKV semester tiga.
Mayoritas karya yang dipajang adalah nirmana dengan segala bentuk dan rupa. ”Untuk meramaikan suasana, kami juga menjadwalkan beberapa lomba dan performing art,” papar mahasiswa asal Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang itu. Designoholic special edition turut dimeriahkan dance competition hingga cosplay festival. Selain itu juga ada workshops dengan judul Pixel Playground, meronce, hingga bazar UMKM. (aff/by)
Editor : A. Nugroho