MALANG - Persaingan bisnis semakin ketat. Banyak orang berlomba-lomba berinovasi dan menciptakan strategi baru dalam mengembangkan usaha. Tak terkecuali para pengusaha muda berlatar mahasiswa yang ada di Malang. Mereka tidak hanya fokus kuliah, namun sudah mulai berani membangun bisnis sendiri.
Dalam membangun bisnis sendiri ini di antaranya diawali dengan membangun kolaborasi dan networking yang tepat. Hal ini dapat dilihat dari kisah mahasiswa sekaligus pemilik usaha kafe Elwood Coffee & Eatery, yakni Harlan Hartono Waraprada, 20, dan pemilik usaha Rookies, yakni Rosita Alya Salsabilla, 20.
Harlan contohnya, ia menjalankan bisnis kafe bernama Elwood Coffee & Eatery sembari sibuk kuliah. Selain memperhatikan kualitas produk-produknya, dia tak lupa bahwa branding kafenya juga akan sangat menentukan. Karena itu, sejak awal dia mengaku menggandeng sejumlah influencer untuk meramaikan usahanya. “Tujuannya untuk membantu kafe ini dikenal,” beber Harlan.
Setelah itu, Harlan pun mulai berani melakukan kolaborasi untuk melebarkan kembali sayap bisnisnya. Salah satunya adalah kolaborasi dengan brand kopi, Berry Marry dalam event pop up market di Elwood Coffee & Eatery. Dari kolaborasi ini, banyak pelanggan tertarik. Hal ini tentu makin membuat nama Elwood dikenal luas. “Ke depan, mungkin ingin coba buat event dengan mengajak beberapa usaha mahasiswa. Jadi, kita sekaligus bisa memberi wadah untuk mereka tampil,” ujarnya.
Dari perjalanan Elwood Coffee ini, Harlan menyatakan bahwa untuk membangun usaha itu perlu keberanian. Keberanian untuk membangun relasi sebanyak mungkin.
Menurutnya, tidak harus pandai berbicara untuk bisa membangun sebuah bisnis. Yang perlu dilakukan adalah pintar cari peluang dari banyak orang.
“Karena dari situ, siapa tahu dapat dipertemukan dengan orang-orang yang bisa mendukung usaha kita,” bebernya.
Berbeda dengan Elwood, usaha soft baked cookies bernama Rookies yang ditekuni oleh Rosita Alya Salsabilla, 20 justru berbeda. Ia awalnya berkolaborasi dengan berbagai event kampus sebagai vendor danusan. Tak disangka dari langkah kecil itu justru bisa membantu mengembangkan usahanya.
Dari sana, Rosita mulai berkolaborasi dengan Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Brawijaya untuk membuka tenant di wilayah kampus. Untuk membantu pergerakan usahanya pasca membuka gerai, Rosita juga bekerja sama dengan teman-temannya yakni Finda, 19 dan Syifa, 20.
Kolaborasi ini juga semakin membawa Rookies di pasar yang lebih luas. Salah satunya berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya. “Kita kerjasama juga dengan FIKES, jadi nanti mereka bantu promosi dan kita menawarkan potongan harga untuk mahasiswanya,” jelas Rosita.
Tak hanya itu, Rookies juga banyak berkolaborasi dengan event-event kampus yang sedang membuka bazar. Menurut Rosita, kolaborasi dan kerjasama seperti ini bisa membantu usahanya untuk semakin berkembang. Ia juga merasa bangga karena bisnisnya masih terus bertahan hingga sekarang. “Kalau dilihat-lihat ke belakang ternyata sudah lama ya dan sudah banyak juga yang terjual, jadi bangga sekaligus mengharukan,” ujarnya.
Dari usaha Elwood Coffee dan Rookies yang dijalankan oleh mahasiswa ini, kita bisa belajar bahwa kolaborasi menjadi kunci penting dalam membangun bisnis. Melalui kolaborasi dan membangun relasi yang tepat dapat membantu bisnis untuk berada di pasar yang lebih luas. (kdk)