MALANG KOTA – Fenomena mesin kendaraan mbrebet setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) juga terjadi di Malang. Beberapa bengkel mengaku beberapa hari ini kedatangan banyak motor dengan keluhan sama, yakni mesin mbrebet.
Bengkel Estu Langgeng Motor mengaku kedatangan sampai empat pengendara dengan mesin mbrebet dalam sehari. Umumnya mengeluhkan mesin motor bermasalah setelah isi BBM. “Pas dicek, rata-rata harus ganti filter udara dan busi,” ujar Indra, salah satu mekanik Bengkel Estu Langgeng Motor.
Selain Estu Langgeng Motor, bengkel di Jalan Pattimura juga mengaku banyak pengendara yang datang untuk servis dengan keluhan mesin mbrebet. ”Sekarang itu keluhannya sama. Mesin mbrebet,” kata salah satu mekanik tersebut.
Salah satu pengendara, Ginan AlfianAstama Azaria, 20, mengungkap sepeda motornya mogok setelah mengisi pertamax di pada Rabu (29/10) lalu. Kendaraan mulai terasa bermasalah ketika mahasiswa Universitas Islam Malang (c) itu kembali dari Pantai Modangan, Donomulyo, Kabupaten Malang.
Akhirnya kemarin dia memutuskan membawa motornya ke bengkel di kawasan Klojen.“Waktu sampai di daerah kampus (Unisma), tiba-tiba kendaraan sudah mati total,” ujar Ginan.
Dia terpaksa mendorong sepeda motornya hingga ke kos sejauh lima kilometer. Baru kemarin dibawa ke bengkel dan akhirnya pertamax sebanyak dua liter harus dikuras karena bensinnya kurang bersih. Ginan juga harus mengganti filter sepeda motornya.
Di lain pihak, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Pihaknya sudah membuka 17 posko aduan yang tersebar di Jawa Timur.
Posko tersebut menampung keluhan pelanggan. “Kami masih melakukan pendalaman, termasuk mengecek BBM di lab yang hasilnya membutuhkan waktu,” ujar Ega kepada awak media.(aff/dan)
Editor : A. Nugroho