Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tugu Tirta Perkuat Mitigasi Dampak Proyek Drainase Soekarno - Hatta di Kota Malang

Aditya Novrian • Senin, 3 November 2025 | 17:37 WIB
SALING BERKOMUNIKASI: Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo (dua dari kiri) memaparkan langkah mitigasi dampak proyek drainase terhadap distribusi air bersih di Jatimulyo, Lowokwaru, Sabtu
SALING BERKOMUNIKASI: Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo (dua dari kiri) memaparkan langkah mitigasi dampak proyek drainase terhadap distribusi air bersih di Jatimulyo, Lowokwaru, Sabtu

MALANG KOTA – Perumda Air Minum Tugu Tirta terus siaga menghadapi potensi gangguan distribusi air bersih akibat proyek peningkatan drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat). Sejak Agustus lalu, pekerjaan galian kerap bersinggungan dengan pipa utama yang menyalurkan air ke lebih dari 13 ribu pelanggan di Jatimulyo, Tulusrejo, dan Mojolangu.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo menegaskan, tim tanggap darurat selalu siap turun ke lapangan begitu terjadi kebocoran. ”Kebutuhan air bersih tidak bisa ditunda. Begitu ada gangguan, petugas langsung bergerak, bahkan hingga malam hari,” ujarnya.

Pemulihan aliran air dilakukan bertahap dan bisa memakan waktu hingga 18 jam tergantung tekanan air. Untuk mengantisipasi, Tugu Tirta menyiagakan truk tangki air gratis. Warga terdampak dapat menghubungi call center 0811-3550-800.

Tugu Tirta juga mengimbau warga menyiapkan cadangan air, terutama saat pekerjaan galian malam hari yang berisiko tinggi menyebabkan kebocoran. ”Kami mohon doa dan dukungan warga agar pelayanan tetap lancar,” tutup pria yang akrab disapa Bogank itu.

Dalam sosialisasi di Kelurahan Jatimulyo, para ketua RW mengapresiasi kecepatan Tugu Tirta merespons gangguan. Ketua RW 15 Tulusrejo, Eko, menilai komunikasi cepat membuat warga lebih siap. Ketua RW 02 Jatimulyo Supaat menyebut, meski sempat terjadi penurunan tekanan air, layanan pulih dengan cepat.

Sementara Ketua RW 09 Jatimulyo Pras mengusulkan agar pelaksana proyek drainase turut dilibatkan dalam koordinasi. Priyo menyambut positif usulan itu. ”Koordinasi lintas pihak menjadi kunci pemulihan yang lebih cepat,” tegasnya. (llk/adn)

Editor : A. Nugroho
#Drainase #jalan soehat #Tugu Tirta #tim tanggap darurat