Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lebih dari 23 Ribu Warga Kota Malang Mulai Menerima Bantuan Pangan dari Kemensos

A. Nugroho • Sabtu, 15 November 2025 | 17:57 WIB

Ilustrasi Warga Menerima bantuan pangan dari kemensos
Ilustrasi Warga Menerima bantuan pangan dari kemensos

MALANG KOTA – Sebanyak 23.381 warga Kota Malang mulai menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat. Program ini disalurkan secara bertahap sejak akhir Oktober lalu dan ditargetkan rampung pada November ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pendataan dilakukan melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Setiap penerima akan mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang dibagikan dalam dua tahap. Pada setiap tahap, warga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita. “Penyaluran sudah dimulai sejak 30 Oktober lalu dan terus berjalan secara bertahap di seluruh kecamatan,” terang pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Proses penyaluran dilakukan oleh Perum Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah. Dispangtan turut membantu memastikan distribusi di lapangan berjalan lancar dan sesuai data penerima. Menurut Slamet, koordinasi dengan pihak kelurahan serta RT/RW juga dilakukan untuk menghindari tumpang tindih data maupun kesalahan distribusi.

Slamet menambahkan, bantuan pangan ini menjadi wujud perhatian pemerintah untuk menjaga daya beli dan akses masyarakat terhadap bahan pokok. Program ini juga diharapkan mampu menekan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun. “Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih tenang menghadapi periode akhir tahun dan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program ini juga menjadi langkah konkret pemerintah memperkuat stabilitas ekonomi di tingkat daerah. “Bantuan pangan bukan hanya meringankan beban masyarakat, tapi juga menjaga keseimbangan pasokan di pasar,” pungkas Slamet.

(adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#Kemensos #warga malang #Bantuan pangan #menerima bantuan #malang kota